Dana Desa di Sampang Tak Kunjung Cair Hingga Bulan Mei, DPMD Ungkap Penyebabnya

- Admin

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mulai “menjerit” karena Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) hingga awal Mei 2025 tak kunjung cair.

Kondisi ini dipicu lantaran masih adanya proses penggodokan regulasi yang belum selesai hingga menghambat pencairan DD. Keterlambatan ini hampir di semua desa, khususnya di Kabupaten Sampang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Sudarmanto menyampaikan, keterlambatan pencairan DD akibat masih perlu adanya penyesuaian regulasi.

Hingga saat ini, kata dia, pemerintah pusat masih melakukan sinkronisasi regulasi antara Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 3 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Desa (Kepmendes) Nomor 2 Tahun 2025.

Baca Juga:  Ribuan Kendaraan di Sampang Belum Lakukan Uji Kir, Keselamatan di Jalan jadi Ancaman

“Kami masih menyesuaikan dengan aturan pusat tentang ketahanan pangan yang minimal 20 persen dan juga kopdes,” kata Sudarmanto, dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id via pesan teks WhatsApp, Senin (05/05/2025).

Selain itu, lanjutnya, pemerintah daerah juga masih menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) termasuk usulan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Namun demikian, saat ini sudah ada beberapa desa yang sedang berproses untuk pencairan DD tahap satu. Dirinya menaruh harapan DD yang bersumber dari APBN itu segera masuk ke rekening kas desa untuk realisasi program pembangunan desa.

Baca Juga:  Sebut Pengunjung Pantai Camplong Rakyat Jelata, Selebgram Cantik Asal Sampang Ini Dihujat Netizen

“Sebagian desa di Kecamatan Robatal sudah ada yang cair, seperti di Desa Pandiyangan. Dan dalam minggu ini menyusul Desa Tragih, Desa Bapelle serta Desa Robatal,” ungkapnya.

Dirinya memastikan, pencairan tahap pertama DD dan ADD dapat dilaksanakan pada bulan Mei atau Juni 2025.

“InsyaAllah, target kita di bulan Mei atau bulan Juni 2025, pencairan tahap 1 sudah bisa dilakukan,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu Pegiat Desa, Gunawan meminta agar keterlambatan DD dan ADD menjadi perhatian serius. Sebab, jika hal ini diabaikan akan banyak konsekuensi yang harus ditanggung di tingkat desa.

Baca Juga:  Ungkap Kasus BBM Ilegal, Polda Jatim Amankan 92 Tersangka

“Kalau molor nanti repot di akhir tahun. Yang penting penyerapan anggaran habis-habisan. Kan jadi kacau,” ujar Gunawan.

Gunawan menilai, transisi masa kepemimpinan menjadi salah satu faktor keterlambatan pencairan DD dan ADD. Kendati begitu, dia berharap kepentingan masyarakat tetap diutamakan meski seiring proses penyesuaian di tataran pimpinan daerah.

“Anggaran ini kan untuk kemajuan desa, kalau terlambat yang dirugikan masyarakat,” tandas Gunawan.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru