Dua Rumah Terbakar di Tambaan Camplong, Api Diduga Berasal Dari Korsleting Listrik

- Admin

Kamis, 22 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Peristiwa kebakaran melanda dua unit rumah warga di Dusun Tengginah, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Kamis (22/10/2020). Diduga kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, akibat musibah tersebut kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Insiden kebakaran ini terjadi sekitar pukul 17.39 WIB.

Kepala Desa Tambaan, Sulaiman yang dikonfirmasi awak media mengatakan, dua rumah yang terbakar masing-masing milik H Junawi (65) dan H Khoiri (35).

“Informasi yang kami peroleh, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik,” terangnya.

Baca Juga:  Mabes NGO dan ASN Pamekasan Tuntut Cabut Penghapusan TPP

Beruntung tidak ada korban jiwa atas insiden ini, hanya saja api yang cepat merambat membuat para korban tidak bisa menyelamatkan berbagai barang berharga milik mereka.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka, kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta,” sambungnya.

Semula, warga yang mengetahui adanya kebakaran sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kata dia, lantaran tak kunjung padam dan khawatir akan merembet ke rumah warga yang lain, akhirnya peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan ke Kepala Desa.

“Mendapat informasi adanya insiden kebakaran, kami langsung menghubungi petugas pemadam. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan oleh pasukan damkar,” tandasnya.

Baca Juga:  Beredar Kabar Warga Ketapang Sampang Tewas Usai Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru