Polres Sampang Selidiki Penemuan Mayat Pria Bersimbah Darah di Desa Bapelle

- Admin

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Kasus penemuan mayat pria dengan kondisi bersimbah darah dan penuh luka di bagian tubuhnya, masih terus menjadi perbincangan masyarakat di media sosial.

Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Namun, hingga sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penemuan mayat yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu.

Mayat pria tersebut ditemukan tergeletak dipinggir jalan kampung di Dusun Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (27/01/2025).

Baca Juga:  Pulang dari Jakarta, 37 Orang Datangi Posko Percepatan Penangana Covid 19 Sampang

Diketahui, jenazah pria naas tersebut berinisial Y (35), saat ditemukan, Y tampak mengenakan sarung warna merah dan kaos warna biru.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono, seperti keterangannya yang diterima kontributor suarabangsa.co.id.

“Video penemuan mayat yang viral itu benar terjadi di jalan kampung Dusun Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, sekira pukul 10.00 WIB,” ujarnya.

Hartono menegaskan, bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek Robatal bersama anggotanya langsung cek TKP untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).

Baca Juga:  Dilantik Presiden, Slamet Junaidi dan Ra Mahfudz Resmi Jabat Bupati dan Wakil Bupati Sampang

“Selain Kapolsek Robatal, saya juga sudah memerintahkan Kasat Reskrim agar segera mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian yang bersangkutan. Saat ini jasad korban sudah ada di RSUD dr Mohammad Zyn untuk diautopsi.

“Untuk informasi lebih lanjut, kami menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit. Jadi kami belum bisa menyimpulkan,” tegas Hartono.

Ia pun menambahkan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mencari tahu apa penyebabnya korban tewas.

Baca Juga:  Aulia Rahman Menduga Ada Manuver Politik Bupati Sampang di Balik Isu Penundaan Pilkades

“Untuk motif kejadian dugaan tindak pidana pembunuhan atau setidaknya penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia ini masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Sampang,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublikasi, kontributor suarabangsa.co.id masih terus berupaya menghimpun informasi dari kasus tersebut.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru