Didominasi Roda Dua, 51 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Sampang

- Admin

Rabu, 25 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sampang selama sepuluh bulan terakhir masih sangat tinggi. Dari catatan pihak kepolisian, ada sebanyak 85 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Sampang sejak Januari-Oktober 2020.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, penyebab kecelakaan lalu lintas didominasi faktor human error, seperti perilaku berkendara, tidak tertib peraturan lalu lintas, kondisi fisik pengendara, kurang konsentrasi, dan lainnya.

Kasatlantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal dikonfirmasi melalui Kanit Laka, Ipda Eko Puji Waluyo menyampaikan, dari puluhan kasus kecelakaan di wilayah kerjanya didominasi oleh pengendara roda dua yakni mencapai 105 kendaraan.

Baca Juga:  Jadi Penadah Hendpond, Warga Sidotopo Dipo Digelandang Polsek Wonocolo

Sedangkan untuk kendaraan jenis lainnya, jumlahnya tidak seberapa seperti, kendaraan truck ada 10 kecelakaan, pick up 7 kecelakaan, dan colt 20 kecelakaan.

“Selama 10 bulan terakhir, dari Januari sampai dengan bulan Oktober 2020, jumlahnya tercatat ada 85 kasus lakalantas yang terjadi diwilayah hukum Polres Sampang,” kata Eko, Rabu (25/11/2020).

Dijelaskannya, dari jumlah total 85 kasus kecelakaan yang terjadi, sebanyak 51 orang meninggal dunia. Dengan rincian, 40 orang sopir, 7 orang penumpang, dan 6 orang pejalan kaki.

“Sementara, korban yang mengalami luka berat sebanyak 1 orang dan untuk korban luka ringan berjumlah 54 orang supir, 39 orang penumpang dan 6 orang pejalan kaki,” urainya.

Baca Juga:  Jazad Pemuda yang Tenggelam di Embung Robatal Sampang Berhasil Ditemukan

Ia menilai penyebab kecelakaan didominasi faktor kelalaian. Selain itu, lokasi kecelakaan menyebar, artinya, tidak terus terjadi di wilayah blakspot saja. Sebab, pergerakan transportasi ataupun masyarakat tidak satu titik, sehingga, kecelakaan ini berpindah-pindah disesuaikan dengan waktu dan keperluan masyarakat sendiri.

“Pelaku merupakan pengendara yang dinilai lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan. Sedangkan korban adalah orang yang terlibat kecelakaan karena bermula dari kelalaian pelaku,” ungkapnya.

Guna menekan angka kecelakaan lalulintas, unit Lalu lintas Satlantas Polres Sampang mengimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati saat berkendara, dengan selalu menaati aturan dan juga selalu mengutamakan keselamatan baik pribadi maupun pengendara lainnya.

Baca Juga:  Turun Dari Mobil, Abd Majid Langsung Diringkus Polisi

“Berhati-hati saat berkendara dan patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan. Kalau merasa lelah atau mengantuk lebih baik istirahat dan jangan dipaksakan,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru