Persoalan Mobil Siaga, AKD Temui DPRD Bojonegoro

- Admin

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua AKD Krat, Sudawam, SH. saat menyampaikan Aspirasi di DPRD Bojonegoro.

i

Ketua AKD Krat, Sudawam, SH. saat menyampaikan Aspirasi di DPRD Bojonegoro.

Ketiga, untuk tahun anggaran 2023 terdapat penambahan dana bagi hasil (DBH) migas yang cukup signifikan, namun pihak desa baru direalisasikan sebesar 12,5 persen. Dan untuk 2023 ini bagaimana ada penambahan alokasi ADD, dari 12,5 Persen menjadi 20 persen.

“BKKD itu bagus tapi kalau lebih maksimal dan merata akan lebih bagus untuk kemajuan Desa,” ungkap lelaki yang akrab dipanggil Mas Dawam.

Imbuh lelaki yang kemarin diisukan akan Dicalonkan menjadi Bupati Bojonegoro 2024 oleh Beberapa Partai juga menambahkan, yang keempat ini ada Prosentase ADD dari 12,5 Persen meskipun ada 2,5 Persen yang belum dicairkan di 2022, segera untuk diberikan bagi desa yang belum dicairkan, dan ada penambahan Alokasi Dana Desa di tahun 2023.

Baca Juga:  Ketua Cabang PSHT Bojonegoro Imbau Anggotanya Tidak Lakukan Konvoi dan Sulut Kembang Api

“Tetapi pada kenyataannya masih belum direalisasikan, buktinya tahun 2022 tetap 10 persen sehingga masih ada kekurangan bayar, Kendati ada kekurangan bayar 2,5 persen, dari 12,5 persen baru direalisasikan 10 persen sejak tahun 2022, ke depan kami dari seluruh desa di Bojonegoro berharap dengan adanya kenaikan DBH migas, ADD untuk desa-desa yang minimal 10 persen yang kini dinaikkan 12, 5 persen untuk menjadi 20 persen,” harapnya.

Lanjutnya, dan Yang kelima, pemkab tidak boleh menahan pembayaran dalam pencairan Bantuan keuangan Khusus Desa (BKKD) bila ada desa yang belum melunasi PBB P2, hal tersebut karena Desa tugasnya hanya membantu saja, aturan tersebut untuk dihapus.

Baca Juga:  Tingkatkan Prekonomian, Pemkab Probolinggo Libatkan UMKM di Tempat Wisata

“Desa yang belum dicairkan akan kita Kroscek bersama di Bapenda berapa desa yang belum dicairkan, kalau ini tidak di cairkan ini akan mempengaruhi desa dan perkembangan Desa,” tambahnya.

Penulis : Takim

Editor : Adelia

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru