Usulan Penambahan Anggaran Belanja Daerah Dianggap Mendadak, Rapat di DPRD Bojonegoro Alami Dead Lock

- Admin

Kamis, 17 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Rapat tambahan Anggaran Belanja Daerah 2022 di Lobi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro yang dijadikan Ruang Paripurna mengalami dead lock, Rabu (16/11/2022).

Bahkan, sempat mengalami skors dan tidak ada titik temu, rapat yang dihadiri oleh Team Anggaran Pemerintah Daerah Bojonegoro sempat molor dari pukul 9:00 WIB, hinga pukul 16:45 WIB.

Sekertaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Nurul Azizah saat memanggil beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bojonegoro juga ada beberapa SKPD yang telah pulang dan tidak hadir di paripurna.

Dalam pantauan SUARABANGSA.co.id di lokasi, beberapa SKPD mengusulkan tambahan anggaran, misal seperti dari Kabag Umum yang membidangi terkait makan minum, (Mamin) ada beberapa catering yang belum terbayar dan pembelian korden gedung baru bekas Dinas Lingkungan Hidup, sampai terkait pembelian BBM yang sudah mulai bulan ini sudah devisit.

Baca Juga:  Protes Jalan Rusak, Warga Dusun Kukur Bojonegoro Tanam Pisang di Tengah Jalan Desa Genjor

Dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, juga minta tambahan anggaran untuk desa desa yang tahun ini belum tercover, juga sempat disampaikan di rapat hearing tersebut.

Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto menjelang purna sidang Hering sempat mempertanyakan anggaran terkait di Diknas Bojonegoro dari anggaran 2021 yang sampai saat ini belum ada kejelasan, antara Dinas Pendidikan dan Badan perencanaan Daerah (Bapeda) yang tidak sinkron.

Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah, (DPRD) Bojonegoro Sukur Priyanto menjelaskan bahwa eksekutif meminta tambahan anggaran secara mendadak dan belum tercantum di Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Baca Juga:  Desa Pungpungan Bojonegoro Galakkan Gerakan Tanam Pohon Tabe Buya

Sedangkan pengesahan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) kurang dua Minggu, legislatif belum menerima secara detail item-item anggaran yang dimintakan ke DPRD Bojonegoro, menurutnya sedangkan yang dimintakan tambahan tersebut sudah terkunci di APBD induk.

“Didalam ketentuan yang berlaku di ( PP nya dan Kemendagri ) APBD itu bisa disahkan waktunya 30 November, kan masih ada waktu dua Minggu,” terangnya kepada SUARABANGSA.co.id, Kamis (17/11/2022).

Saat disingung terkait dead lock dan tidak ada titik temu, Sukur Priyanto mengungkapkan hal tersebut semata mata demi kehati hatian agar tidak ada persoalan di belakang harinya.

Baca Juga:  Perhutani KPH Bondowoso Implementasikan AKHLAK, Ini 6 Arti dan Tujuannya

“Ya Kita berfikir, prinsipnya ke hati hatian aja, jangan sampai dikemudian hari ada persoalan, kalau yang disampaikan tadi, kami mengkaji urgensi nya penambahan 350 Miliar itu, kalau memang dipasang 350 M itu ya kita bisa pasang devisit dua triliun lebih,” ujarnya

Sukur Priyanto juga menambahkan jika masalah tersebut dikomunikasikan jauh-jauh hari, maka tidak akan terjadi dead lock.

Eksekutif dianggapnya meminta tambahan ini secara mendadak.

“Kecuali itu disampaikan beberapa hari lalu beda,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru