Ramainya Pasar Pangan Murah Pemprov Jatim di Magetan

- Admin

Jumat, 11 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah memulai program perlindungan sosial masyarakat menghadapi dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui kegiatan Pasar Pangan Murah sejak September 2022 lalu, menyasar sejumlah lokasi tersebar di seluruh Jawa Timur.

Di setiap digelar kegiatan Pasar Pangan Murah, masyarakat menyambut dengan antusias, tak terkecuali di Kabupaten Magetan.

Di kabupaten mataraman ini, penyelenggara memilih halaman Kantor Kecamatan Ngariboyo sebagai titik lokasi acara. Begitu dibuka pukul 09.00 WIB, warga sekitar berbondong-bondong berbelanja untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Baca Juga:  Inkonsistensi, Kebijakan Satgas Covid-19 Sampang Bikin Bingung

“Aku nyari minyak goreng, buat persediaan di rumah,” aku Umi, warga Bangsri, Kamis (10/11/2022).

Sembari menenteng dompet berwarna hitam, Umi mengambil beberapa botol minyak goreng Minyak Kita seharga Rp 12.500 per kilogram.

Begitu juga dengan Marni, ibu berhijab ini juga membeli beberapa botol minyak goreng setelah sebelumnya ia mengaku sudah memborong 2 kilogram bawang merah seharga Rp 27 ribu per kilogramnya.

“Ya masih nyari kebutuhan lain, kalau duitnya cukup,” ucap Marni terkekeh.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo menyampaikan, beragam kebutuhan pokok yang disediakan dalam Pasar Pangan Murah seperti beras, gula pasir, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, minyak goreng dan lain-lain dijual dengan harga di bawah pasaran.

Baca Juga:  Beredar Video Sekelompok Pemuda Baku Hantam di Kawasan Alun-alun Trunojoyo Sampang

“Sehingga masyarakat bisa mengakses pangan dengan harga murah. Sehingga diharapkan jangan sampai ada gejolak harga paska BBM naik,” ujar Hadi.

Ia menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya turut menggandeng Dinas Pertanian setempat, Pasar Mitra Tani, Bulog, Rajawali Nusindo dan Prima Freshmart.

“Jadi pesan Bu Gubernur, masyarakat silahkan memenuhi kebutuhan pangan dengan membelinya di Pasar Pangan Murah karena selain murah, juga kami jamin barangnya juga berkualitas,” tutup dia.

Berita Terkait

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru