Kendalikan Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Pangan Murah di Kota Madiun

- Admin

Minggu, 6 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar Pasar Pangan Murah di depan Kantor Bakorwil Madiun, Jalan Pahlawan 21, Kota Madiun, Sabtu (5/11/2022). Kegiatan tersebut merupakan bagian program perlindungan sosial penanganan dampak inflasi paska kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, meningkatkan daya beli, mengendalikan inflasi daerah dan menstabilkan harga kebutuhan pokok yang diadakan secara estafet di beberapa kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Baca Juga:  Demo Kejati Jatim, Aliansi LSM Minta Dugaan Korupsi Dana Hibah Hingga Dana Covid-19 Diusut Tuntas

“Gelar Pasar Pangan Murah Berkualitas Jatim ini dihelat khusus untuk meringankan beban masyarakat, meningkatkan daya beli, serta mengendalikan inflasi daerah. Untuk itu, diharapkan warga memanfaatkan program ini dengan baik,” ujar Hadi dalam keterangan tertulis kepada media ini.

Ia menambahkan, bahan pangan yang tersedia di Pasar Pangan Murah dijual dengan harga terjangkau supaya masyarakat dari kalangan bawah bisa memperoleh kebutuhan pokok yang diinginkan.

Kendati murah, Hadi memastikan bila bahan pangan yang dijual tetap berkualitas.

“Harga kebutuhan bahan pangan pokok di Gelar Pasar Pangan Murah berkualitas, dipastikan lebih murah di bawah harga pasar,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kapolri Gelar Vidcon Rakor Lintas Sektoral Terkait Pengamanan Idul Fitri 1442 H

Adapun bahan pangan yang tersedia di kegiatan tersebut antara lain,

1. 300 Kg bawang merah, harga Rp. 25.000/Kg.
2. 300 Kg bawang putih, harga Rp. 18.000/Kg.
3. 100 Kg cabai rawit, harga Rp. 6.000/0,25 Kg
4. 100 Kg cabai merah besar, harga Rp. 24.000/Kg
5. 500 Kg gula pasir, harga Rp. 12.500/Kg
6. 600 liter minyak goreng Fortune, harga Rp. 13.500/liter
7. 1000 Kg beras medium, harga Rp. 8.300/Kg
8. 100 Kg tepung terigu, harga Rp. 12.000/Kg.
9. 1.000 Kg ikan layang, harga Rp. 10.000/Kg
10. 50 ekor daging ayam ras, harga Rp. 25.000/ekor
11. 50 Kg telur ayam ras, harga Rp. 23.000/Kg
12. 40 pack telur ayam kampung, harga Rp. 15.000/Kg
13. 30 butir telur bebek mentah, harga Rp. 2.000/butir
14. 30 pack telur asin, harga Rp. 13.000/pack
15. 30 pack kerupuk telur asin, harga Rp. 5.000/pack.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Cangkrukan Bersama Petani Garam

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru