Rosi, Wartawan yang Dipukul dengan Benda Tumpul oleh OTK Kini Lapor ke Polisi

- Admin

Minggu, 28 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Wartawan tnews.co.id bernama Rosi (37) asal Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melapor ke Mapolsek setempat atas dugaan tindak pidana kekerasan.

Rosi mengaku menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK), pada Sabtu (27/08/2022) sekitar pukul 21.22 WIB. Saat itu, Rosi sedang duduk santai diteras musholla depan rumahnya.

“Benar, ada laporan ke kami. Kita limpahkan ke Polres Sampang,” kata Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho singkat saat dikonfirmasi, Minggu (28/08/2022).

Baca Juga:  Ban Pecah, Honda Yaris Ini Penyok

Berdasarkan salinan surat laporan polisi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, laporan itu tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTP/5/VIII/2022/Polsek.

Dalam surat itu dituliskan, terlapor dalam laporan ini atas nama dalam lidik sesuai dengan laporan polisi nomor: LP/B/5/VIII/2022/SPKT/Polsek Camplong/Polres Sampang/Polda Jawa Timur tanggal 28 Agustus 2022.

Rosi mengaku dipukul menggunakan bambu atau kayu pada bagian kepala. Akibat kejadian ini, Rosi mengalami luka memar dan lebam ditelinga bagian kiri dan luka memar ditangan bagian kiri serta sakit di sekujur badan.

Baca Juga:  Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Lakukan Vaksinasi

“Pelaku pemukulan itu berjumlah dua orang yang berboncengan mengendarai sepeda motor, dan tak satupun dari wajah kedua orang tersebut yang saya kenal,” aku Rosi.

Dalam aksi itu, Rosi menyebut bahwa pelaku menggunakan balok kayu saat memukulinya. Akibatnya, bagian kepalanya mengalami memar-memar karena pukulan benda tumpul tersebut.

“Ini yang di kepala, ada yang di tangan juga, pokoknya badan saya terasa sakit semua akibat pukulan itu,” ucapnya.

Rosi menyebut tidak tahu secara pasti apa penyebab aksi pemukulan yang dilakukan kepadanya. Namun beberapa pekan sebelumnya, dia mengaku diancam oleh seseorang terkait pemberitaan yang dilakukannya.

Baca Juga:  Hilangkan Kesan Angker, Makam di Kelurahan Dalpenang Sampang Ini di Cat Warna Warni

Usai pemukulan tersebut, didampingi oleh sejumlah wartawan, Rosi langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Camplong.

Rosi berharap agar pihak kepolisian Polsek Camplong jajaran Polres Sampang bisa memproses secara hukum kedua pelaku. Apalagi, pelaku orang tak dikenal pasti polisi profesional mengungkap kasus itu.

“Saya berharap polisi segera mengungkap kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Saya sangat percaya polisi bisa menuntaskan kasus kekerasan yang menimpa saya ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru