Direktur Rumah Sakit Sukma Wijaya Kurang Bersahabat Dengan Wartawan. Ada Apa Ya?

- Admin

Rabu, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Direktur Rumah Sakit (RS) Sukma Wijaya, dr Siska Yunita Ratnaningtyas sepertinya kurang bersahabat atau diduga “Alergi” terhadap Wartawan.

Hal tersebut terjadi saat kontributor suarabangsa.co.id konfirmasi ke rumah sakit yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (02/04/2025) malam.

Direktur RS Sukma Wijaya, dr Siska Yunita hendak di wawancarai terkait dugaan lalainya pengawasan hingga menyebabkan kaburnya seorang pasien ketika sedang menjalani perawatan.

Saat wartawan mengkonfirmasi kabar itu, dr Siska dengan wajah tak bersahabat mempertanyakan perihal kedatangan wartawan sambil menanyakan identitas wartawan.

Baca Juga:  Kronologi ABG 13 Tahun di Sampang Disetubuhi Tiga Remaja

“Anda siapa, dari mana. Mana kartu identitasnya, ambil dulu,” kata dr Siska menginterogasi wartawan dengan wajah judes.

Sebelumnya, ramai diberitakan seorang pasien dilaporkan keluarganya telah kabur dari salah satu kamar rumah sakit swasta tersebut.

Kaburnya pasien itu menandakan jika keamanan rumah sakit Sukma Wijaya masih lemah hingga pasien yang seharusnya dirawat justru kabur. Pengamanan yang tidak maksimal dikhawatirkan akan terjadi kejadian serupa.

Identitas pasien tersebut adalah Atma’i (70), warga Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik  Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Bersama Yayasan Cahaya Ummat Pamekasan, BIN Jawa Timur Gelar Vaksinasi Tahap II

“Kami menyayangkan kejadian ini. Ini pelayanan masyarakat lho. Ini harusnya pengamanannya ketat,” kata Abdur Rohim, aktivis sosial.

Rohim menyebut dia mengakhawatirkan kejadian yang serupa bisa saja terjadi. Bisa saja pasien yang yang lain kabur dengan mudahnya padahal masih perlu dirawat di rumah sakit.

“Berarti RS Sukma Wijaya masih dipertanyakan profesionalisme. Jika tidak profesional kan masyarakat yang jadi korban,” tandas Rohim.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru