Tahun Ini, Pemkab Sumenep Gelar Pesta Ketupat di Dua Destinasi Wisata

- Admin

Selasa, 19 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Akhirnya pesta ketupat akan digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di dua lokasi destinasi wisata yakni Pantai Lombang dan Pantai Slopeng.

Pada event tersebut akan dimeriahkan berbagai macam hiburan musik, mulai musik nasional, musik tradisional hingga dangdut.

“Nanti kita akan membuka pesta ketupat yang diselenggarakan di destinasi wisata Pantai Lombang dan Slopeng,” terang Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan.

Iksan menegaskan, pada event libur hari raya nanti, ada pajak retribusi yang harus dibayar oleh pengelola objek wisata swasta.

Baca Juga:  Lagi Santai di Sofa, Pria Berambut Pirang Ini Diringkus Polisi Sumenep

“Itu pajak tontonan, itu nanti hubungannya langsung dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” tuturnya.

Sebab, kata dia, di Peraturan Daerah (Perda), yang berhak untuk menerima setoran dari pajak tontonan itu adalah BPPKAD setempat.

“Kita mengimbau, kita juga mengawasi jumlah penonton yang ada di masing-masing destinasi yang dikelola pihak swasta,” tandasnya.

Nantinya dalam pagelaran tersebut, pihaknya secara tegas mengimbau masyarakat untuk tetap taat Protokol Kesehatan (Prokes).

Iksan juga mengungkapkan, dalam pagelaran pesta Ketupat itu ditargetkan retribusi di dua destinasi tersebut sebesar Rp150 juta.

Baca Juga:  Semakin Terkenal, Thamrin Park Bojonegoro Akan Dikembangkan Jadi Pusat Keramaian Malam

“Pantai Lombang sebesar Rp80 juta. Sedangkan di Pantai Slopeng sebesar Rp70 juta. Jadi total Rp150 juta pada saat perayaan dilaksanakan,” ungkap Iksan.

Berita Terkait

Duta Wisata Kange Yune Tahun 2025 Bojonegoro, Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan
Disporapar Pamekasan Tidak Bisa Berbuat Banyak pada Wisata Talang Siring
Tanggapi Keluhan Pokdarwis, Disporapar Pamekasan: Kami Tak Bisa Berbuat
Sepi Pengunjung, Tempat Wisata Talang Siring Butuh Perhatian Khusus dari Pemkab Pamekasan
Rusak Sejak Tahun Lalu, Wisata Adi Rasa Pamekasan Belum Juga Diperbaiki
Taman Tajamara Jadi Tempat UMKM Baru, Cara Pemkab Sumenep Tingkatkan Prekonomian Masyarakat
DPRD Sumenep Minta Pemkab Buat Terobosan Baru Untuk Ramaikan Sektor Wisata, Tak Andalkan Ivent Musiman
Mau Berlibur ke Pamekasan, Berikut 5 Rekomendasi Wisata Pantai yang Instagramable

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru