Tak Ada Saksi dan Alat Bukti Jadi Kendala Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pencurian di Tambelangan Sampang

- Admin

Rabu, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Polsek Tambelangan jajaran Polres Sampang, Madura, Jawa Timur terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku kasus dugaan pencurian di toko milik Sulalatin (29), warga Dusun Semah, Desa Karang Anyar.

Total ada tiga saksi yang sudah diperiksa. Namun demikian, upaya mengungkap kasus dugaan pencurian tersebut bukan pekerjaan mudah. Pasalnya, tim penyidik mengalami kendala tidak adanya saksi yang mengetahui pasti kejadian itu.

Kapolsek Tambelangan Iptu Warnoto dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Bripka Nasrun Wijaya mengakui jika pihaknya kesulitan memecahkan masalah itu karena tak ada saksi yang mengetahui atau melihat aksi pencurian tersebut.

“Sampai saat ini kita tak menemukan alat bukti. Saksi juga tidak ada, hanya saksi korban dan tidak ada saksi yang tahu pasti saat kejadian itu berlangsung,” katanya, kepada kontributor suarabangsa.co.id, Rabu (13/04/2022).

Baca Juga:  Respons Soal Isu Penundaan Pilkades Serentak, Aulia Rahman: Itu Kepentingan Politik Bupati Sampang

Pihaknya, kata dia, sudah melakukan penyelidikan di sekitar TKP. Namun, tidak juga ditemukan bukti petunjuk yang bisa membantu mengungkap identitas pelaku pencurian tersebut.

“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi yang ada di sekitar TKP, namun rata-rata jawabannya tidak ada yang tahu kejadian tersebut. Para saksi ini baru tahu setelah dapat informasi ada pencurian itu dari tetangga,” bebernya.

Saat olah TKP, petugas memperdalam penggalian informasi terhadap para saksi maupun saksi korban bagaimana kronologisnya, dan juga berupaya semaksimal mungkin mencari bukti-bukti yang bisa saja ditinggalkan pelaku.

Baca Juga:  Miris, Seorang Pelajar SMP di Sumenep Tewas Setelah Konsumsi Miras Oplosan

“Kita harap juga pengungkapan kasus ini cepat, namun karena memang ada kendala, kita tidak bisa bekerja tanpa dasar yang bagus. Apalagi, di TKP tidak ada satupun barang bukti yang ditinggalkan pelaku,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan terhadap toko-toko sembako yang ada di wilayah Kecamatan Tambelangan. Namun, belum juga ditemukan barang bukti yang diduga merupakan hasil curian tersebut.

“Hingga saat ini kami terus berupaya untuk mencari saksi-saksi yang mengetahui kejadian ini dan kami juga masih berusaha mengumpulkan alat bukti yang mengarah kepada pelaku pencurian,” ungkapnya.

Baca Juga:  Cegah Stunting, TP PKK Kabupaten Sampang Gelar Pembinaan di Desa Kodak Torjun

Menurut dia, dugaan awal pelaku pencurian tersebut dilakukan lebih dari satu orang. Namun begitu, dirinya meminta untuk menunggu proses penyelidikan yang masih berjalan.

“Masih dugaan awal ya, sebab kami tidak bisa menuduh seseorang tanpa mempunyai bukti dan petunjuk. Ini yang masih kita laksanakan,” ucapnya lagi.

Dia berharap peran masyarakat untuk membantu dalam mengungkap identitas pelaku pencurian itu. Meski mengalami banyak kendala, kata dia tidak berarti kasus ini berhenti dan tetap masih berproses.

“Makanya, kami minta korban maupun tokoh masyarakat untuk turut peran serta dalam hal ini. Kalau begitu, saya yakin, kami bisa ungkap pelakunya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru