Respons Soal Isu Penundaan Pilkades Serentak, Aulia Rahman: Itu Kepentingan Politik Bupati Sampang

- Admin

Selasa, 30 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang rencananya akan diikuti oleh 111 Desa pada tahun 2021, hingga saat ini masih belum ada kepastian.

Ketidakpastian jadwal Pilkades serentak karena masih adanya pandemi virus Corona atau Covid-19, hal itu dinilai hanya sebagai manuver politik Bupati untuk kepentingan politik di masa yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Sampang RH Aulia Rahman. Padahal, kata dia, di sejumlah daerah termasuk dua Kabupaten di Madura siap menggelar pilkades pada 2021. Kenapa di Sampang kok tidak siap???

Baca Juga:  Hari Jadi ke 6, Persatuan Wartawan Sampang Ziarah ke Makam Abdul Fatah

Sehingga, kata dia, isu soal penundaan Pilkades di Sampang hingga tahun 2025, sangat kental dengan kepentingan politik incumben untuk periode akan datang.

“Jadi, mau dilaksanakan atau tidak itu terserah, karena kebijakan ada di Bupati. Yang punya kepentingan Bupati, karena Perbub yang membuat Bupati, yang mengajukan Bupati. Pada waktu pembahasan di komisi I tidak ada pelaksanaan Pilkades tahun 2025, kok baru sekarang ini,” katanya heran, Selasa (30/03/2021).

Legislator dari partai Demokrat itu menyebut, jika benar Bupati Sampang akan menunda Pilkades hingga tahun 2025, maka itu adalah suatu bentuk manuver politik yang sangat tidak mempunyai dasar. Apalagi, alasannya hanya karena di khawatirkan terjadinya kerumunan.

Baca Juga:  Minta Kadisdik Sumenep Dicopot, PMII Demo Pemkab

“Jika dengan alasan takut terjadi kerumunan, Bupati lantas akan menunda Pilkades hingga tahun 2025, lalu kenapa Bupati justru membiarkan kegiatan-kegiatan lain yang juga mengundang kerumunan massa, seperti kerapan Sapi atau yang lainnya,” papar pria yang kerap mengkritisi pemerintah itu.

Menurut politisi asal Dapil 1 tersebut, pada saat rapat pembahasan dengan Komisi I DPRD, tidak pernah ada wacana Pilkades tahun 2025.

“Sudah tidak usah bermanuver terhadap kepala Desa incumben ataupun calon kepala Desa untuk menarik simpati, tetapi jalani aja sesuai masa jabatan yang berakhir. Karena tahun 2021 sudah banyak yang berakhir masa jabatan kepala Desa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Hari Kedua Pencarian Manusia Silver, Tim SAR Lakukan Penyisiran Hingga ke Laut Sampang

Sementara itu, hingga berita ini dilansir, Bupati Sampang H Slamet Junaidi belum bisa dimintai keterangan. Dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp tidak direspon.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB