Miris, Seorang Pelajar SMP di Sumenep Tewas Setelah Konsumsi Miras Oplosan

- Admin

Minggu, 12 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seorang pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) berusia 15 tahun Farhan, warga Dusun Tanah Bentar Timur, Desa Ganding, Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep, tewas setelah mengkonsumsi minuman keras oplosan.

Kejadian tersebut diketahui setelah mendapat laporan dari Fatlurrahman (19) warga Dusun Tanah Bentar Timur Desa Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, bahwa korban mabuk berat setelah mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) oplosan, Sabtu (11/04).

Dari keterangan Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S menjelaskan kronologis kejadian meninggalnya seorang pelajar SMP dikarenakan mengkonsumsi miras jenis oplosan.

Diketahui sekitar pukul 10.00 WIB korban pamit ke saudara kandungnya Susi (25) untuk melayat ke rumah temannya, yang pada saat itu korban tidak memberitahu kepada siapa dan ke mana korban akan melayat.

Baca Juga:  Pupuk Langka, PMII Pamekasan Turun Gunung

Kemudian, karena korban hingga sekitar pukul 19.00 WIB belum juga kembali ke rumah, kemudian Susi mencoba menghubungi korban melalui handphone korban, namun tidak ada respon.

“Kemudian sekitar pukul 24.00 WIB korban, menghubungi Dani (temannya.red) meminta tolong supaya dijemput di utara Leke Dalem termasuk Dusun Padanan Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng, namun karena Dani waktu itu berada di Kota Sumenep,” kata Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.

Kemudian lanjut Widiarti, bahwa selanjutnya Dani menghubungi Ach. Muhammad yang merupakan paman dari korban untuk menjemput korban di Desa Lenteng Barat sesuai alamat yang diberikan korban saat menghubungi Dani.

Baca Juga:  Besok, Satgas Covid-19 Sampang Pastikan Panggil Mantan Kades Sejati Camplong

“Kemudian setelah mendapat kabar dari Dani tersebut, kemudian paman korban bersama Fatlurrahman dan Hasin menjemput korban di Desa Lenteng Barat, dan setelah sampai di jalan dekat rumah Su’aidi yang beralamat di Dusun Padanan, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, kemudian paman korban dan Hasin pada saat ingin menjemput korban, melihat korban sudah diantar oleh Su’aidi dalam keadaan sudah mabuk karena minum minuman oplosan,” beber Widi.

Kemudian korban dibawa oleh pamannya saat itu, dan juha saksi lainya pulang ke rumah, dan setelah sampai di rumah korban, mengalami muntah-muntah sehingga oleh orang tua korban dan juga saudara korban, pada pukul 04.00 WIB korban akhirnya terpaksa dilarikan ke Puskesmas Ganding.

Baca Juga:  Bikin Ulah, Anggota Komunitas Mobil Honda Brio Gelar Balap Liar di Depan Wijaya Kusuma Sampang

Lanjut Widiarti, dan kemudian pada pukul 10.00 WIB korban kembali dirujuk ke RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Setelah mendapatkan penanganan serius dari medis, namun nyawa korban tidak dapat di tolong,” jelasnya.

Dari peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengamankan barang bukti 1 Botol minuman Merk Krating Daeng, 1 Botol minuman Vodka Merk Ice Land, 1 Botol Mansion House (Whisky), 1 Botol Alkohol 70%, 2 Bungkus Kuku Bima Ener-g, 1 Cangkir plastik warna kuning, 1 Ceret (tempat mencampur minuman) yang terbuat dari aluminium.

Berita Terkait

Benang Kusut Proyek BKKD Desa Kemiri Rp 1,4 Miliar, Kades Sebut Ada Konsultan, Faktanya Hanya?
Proyek Jalan Beton Desa Kemiri Disoal, Surgi: Jangan Tutup Mata, OPD Harus Turun
Anti ABS Bergerak, Begini yang Dilakukan Sekelompok Komunitas di Bojonegoro
Tatap Pemilu 2029, Ketua DPD Golkar Bojonegoro: Pengurus Harus Kerja Nyata Bukan Sekadar Numpang Nama
Protes Jalan Rusak, Warga Dusun Kukur Bojonegoro Tanam Pisang di Tengah Jalan Desa Genjor
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Desa dalam Sandera, Antara Pesta Anggaran dan Mandulnya Penegakan Hukum
Teror Limbah Kimia di Kedungrejo Bojonegoro, Hasil Tani dan Warga Mulai Terdampak

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 11:28 WIB

Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:25 WIB

Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:38 WIB

Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

SMSI Sumenep Minta Kasi PAUD/TK Diknas Transparan Soal Dana BOP di Sapeken

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Kadisdik Sumenep Panggil Kepala Sekolah dan Guru Honoror yang Diduga Selingkuh

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Pencairan BOP PAUD/TK Dinas Pendidikan Sumenep Menjadi Sorotan

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:15 WIB

Siswa Berprestasi SMK Al Karimiyyah Dapat Beasiswa Sedekah Sampah

Berita Terbaru