Tokoh Masyarakat Desa Wedi Bojonegoro Meradang, Gapoktan Diduga Tidak Transparan

- Admin

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Tokoh masyarakat Desa Wedi, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan dugaan pembagian pupuk bersubsidi tidak merata.

Pupuk sejumlah 3 ton diduga dibagikan tidak merata di Desa Wedi. Sehingga disoal oleh beberapa warga gara-gara diduga pupuk Subsidi Za tidak diketahui kemana saja.

Salah seorang tokoh masyarakat yang bernama Muhajir menceritakan ada dugaan pembagian pupuk itu tidak merata. Ada yang mendapat, ada yang tidak mendapat pupuk bersubsidi dari pemerintah tersebut. Pembagian pupuk bersubsidi tersebut sekitar tanggal (10/01/2022).

Muhajir menambahkan, karena di Desa Wedi sendiri pertanian wilayah utara, sehingga kurang perhatian, sedangkan kelompok tani tiga tiganya semua ada di wilayah selatan semua, jadi untuk pertanian di wilayah Utara kurang perhatian.

Baca Juga:  Ini Kata Pakar Hukum Unpad Soal Tragedi di Stadion Kanjuruhan

“Gimana to mas, wong pupuk subsidi ternyata dibagikan ke kelompoknya saja, ada yang mendapat 5 sak, 7 sak, sampai 8 sak ada yang 15 sak, saat di rumahnya pak RT katanya hanya 3 sak kali tujuh orang saja, tapi saat ada Babinkamtibmas, koramil, Buser, kades, saat musyawarah ternyata tiap orang lebih dari 8 sak dan ada yang 15 sak, sepontan saya marah dan emosi tak umpat pejabat tidak bisa buat panutan,” ucapnya sambil menahan geram.

Muhajir menceritakan tentang sulitnya mencari pupuk, namun ada sekolompok orang di Desa Wedi, diduga dengan mudah membagikan pupuk subsidi tersebut dengan tidak merata.

Baca Juga:  KSB DPC Projo Bojonegoro Lakukan Sharing Aspirasi Bersama Forpimda

“Maka itu kemarin kita minta untuk diselesaikan dan musyawarahkan di Balai Desa, dan tenyata semua mengaku dan yang lebih mengecewakan masih muda tapi tidak bisa dibuat panutan,” ujar Muhajir.

Lanjut Muhajir, hasil rapat tersebut warga tetap meminta Gapoktan Desa Wedi untuk bertanggung jawab terhadap pembagian pupuk tersebut ke sejumlah orang tersebut agar dikembalikan kepada petani, serta ada perombakan sistem distribusi mekanisme pupuk subsidi di Desa Wedi Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Muhajir ketua Gapoktan tidak sangup mencari penggantinya karena bulan depan gudang sudah tidak mengeluarkan pupuk tersebut.

“Tapi bagaimana, ketua Gapoktan bilang tidak sangup mencari penggantinya karena gudang sudah tidak mengeluarkan, saya tetap meminta agar Gapoktan bertanggung jawab mengembalikan pupuk tersebut, kalau tidak mengembalikan ya silahkan pihak yang berwajib memproses secara hukum,” harapnya.

Baca Juga:  Sejumlah Personel Polres Bojonegoro Naik Pangkat

Sementara, Sueb selaku Ketua Gapoktan Desa Wedi mengatakan kepada awak media hal tersebut telah diselesaikan bersama, Kades, Juga Koramil dan Polsek juga telah hadir, di balai desa, dan beberapa warga serta kelompok tani.

“Kita telah salaman dan tertawa bersama, makan bersama di balai desa” jelasnya.

Helmy Sabeth Kepala Dinas pertanian saat dikonfirmasi hal ini dan ditanya soal RDKK Desa Wedi Kecamatan Kapas belum bisa menjawab.

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru