PAC GP Ansor Bondowoso Harapkan Pansus TP2D Ungkap Pelanggaran Pencairan Dana Operasional

- Admin

Minggu, 20 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Saat ini DPRD Bondowoso membentuk Panitia Khusus (Pansus) pencairan dana operasional Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D), total anggaran yang sudah dicairkan oleh Pemkab Bondowoso melalui Administrasi Pembangunan (AP) senilai Rp 130 Juta.

Pencarian operasional tersebut diduga melanggar aturan, sebab hasil fasilitasi Gubernur Jatim belum dilaksanakan oleh Bupati Bondowoso, Kh. Salwa Arifin.

Ketua PAC GP Ansor Bondowoso, Erwin Supriyanto mengharapkan agar Pansus benar-benar mengungkap pelanggaran atas pencairan dana operasional tersebut.

“Kami harap Pansus benar-benar mengungkap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi terkait pencairan dana operasional TP2D, agar persoalan tersebut segera menemukan titik terang,” ujarnya pada Jurnalis Suarabangsa.co.id, Minggu (20/2/2022).

Baca Juga:  Pria Cabul di Bondowoso Ini Beraksi, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Hingga Dua Kali

Tidak hanya itu, lanjut Erwin, setelah menemukan pelanggaran, diharapkan agar hasilnya segera direkomendasikan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

Erwin mengatakan, kepercayaan masyarakat saat ini terhadap Pansus dipertaruhkan, karena hasil Pansus sebelumnya tidak dilaksanakan oleh Bupati Bondowoso, maka perlu hasil rekomendasi langsung ditujukan kepada APH.

“Sebenarnya sudah cukup jelas menurut arahan Gubernur, TP2D itu ketua harus dipimpin oleh unsur organisasi perangkat daerah (OPD),” jelasnya.

Sementara, lanjut Erwin, fakta di lapangan Bupati belum mengganti ketua TP2D dari unsur OPD.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Cek Pospam Pelayanan Tahun Baru 2020

“Realita yang diterima masyarakat Bondowoso, Bupati lebih mempercayai Muhammad Khosin ketua TP2D saat ini, dari pada usur OPD,” tegasnya.

Erwin menambahkan, jika berbicara kondisi birokrasi di Bondowoso saat ini, adanya TP2D malah memunculkan kegaduhan dan persoalan baru, seperti soal mutasi jabatan dan lambannya pembangunan infrastruktur.

“Bukan lagi rahasia umum, masyarakat Bondowoso keluhkan jalan rusak yang terjadi hampir di seluruh kecamatan,” tutupnya.

Perlu diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) pencairan dana operasional Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D).

Baca Juga:  Kepala Desa di Bojonegoro yang Siltapnya Tak Cair Datangi DPRD, Bapenda dan BPKAD Tak Hadir

Pembentukan Pansus ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Bondowoso atas laporan hasil temuan Komisi III terkait pencairan dana operasional TP2D.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru