Biaya Parkir Disebut Mahal, Begini Respon Pengelola Wisata Pantai Camplong Sampang

- Admin

Minggu, 14 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pengunjung objek wisata Pantai Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan mahalnya biaya parkir di tempat wisata tersebut.

Seperti dilaporkan kontributor suarabangsa.co.id, para pengunjung harus mengeluarkan biaya parkir sebesar Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat. Sedangkan kendaraan roda dua sebesar Rp 5.000.

General Manager pantai Wisata Camplong, Bambang Setiadi merespons keluhan itu. Ia menyebut jika pengelolaan parkir dilakukan oleh pihak ketiga.

Sehingga, kata dia, tarifnya ditentukan bukan atas kebijakan pihak wisata. Namun, dengan adanya kritik dan saran dari pengunjung bisa dijadikan dasar untuk disampaikan ke pihak ketiga.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Tinjau Pelabuhan Dungkek,  Ekonomi Masyarakat Diharapkan Meningkat

“Setiap momen libur lebaran memang begitu kok, parkir selalu dikelola pihak ketiga. Jadi, penentuan tarif bukan oleh kami,” kata Bambang dikonfirmasi, Minggu (14/04/2024).

Menurutnya, alasan penyerahan pengelolaan parkir diberikan kepada pihak ketiga bertujuan untuk meminimalisir resiko curanmor.

“Selain karena kami kekurangan SDM juga demi keamanan dan kenyamanan para pengunjung. Dan kami tidak punya resiko,” akunya.

Bambang mengeluhkan banyaknya jalur tikus membuat pendapatan di objek wisata Camplong mengalami banyak kebocoran.

“Jalur tikus untuk masuk ke pantai banyak sekali, sehingga sebagian besar pengunjung yang masuk tidak lewat pintu utama dan tidak membayar tiket masuk. Tentu kondisi ini membuat pendapatan kami hancur,” keluhnya.

Baca Juga:  Begini Nasib Penumpang Pick Up L 300 yang Masuk Sawah di Robatal Sampang

Dia mengaku kesulitan untuk menutup akses jalur tikus tersebut. Ia juga mengaku jika persoalan ini sudah kerap di sampaikan kepada Instansi terkait.

“Dijalur tikus ini juga mematok tarif yang sama, kami tidak punya kewenangan untuk menutup jalur tikus tersebut. Sebab, akses jalur-jalur tikus itu dikelola warga sekitar,” tuturnya.

Ia pun berharap, instansi terkait bisa segera menindaklanjuti persoalan ini. Apalagi, pantai Wisata Camplong merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup dikenal oleh masyarakat luas.

“Pendapatan kami hancur karena adanya jalur tikus. Sehingga kami di sini pengelola yang resmi ini hanya kebagian sisa-sisanya saja,” pungkasnya.

Baca Juga:  Lima Jam Sebelum Larangan Mutasi, Bupati Sumenep Lantik Ratusan ASN

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan
Sidang Memanas di DPRD Bojonegoro, Aspirasi Kades Talok Terbentur ‘Rapor Merah’ Administrasi
PN Surabaya Tunda Eksekusi Kantor MADAS di Jalan Raya Darmo
Transformasi Kopwan Bojonegoro, Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Menuju Motor Ekonomi Desa
Ironi Cahaya Geratis di Bojonegoro, Stiker sudah Tercentang, Listrik Tak Kunjung Terang
Remaja Berumur 13 Tahun Tenggelam di Embung Desa Kedungadem Bojonegoro
Dugaan Penipuan Proyek Kavling Mutiara Land, Pengembang Ingkar Janji, Konsumen Merugi Ratusan Juta
Kisah Perjuangan Ainur Rohmah dan Sinergi Kemanusiaan di Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:35 WIB

Sidang Memanas di DPRD Bojonegoro, Aspirasi Kades Talok Terbentur ‘Rapor Merah’ Administrasi

Senin, 12 Januari 2026 - 11:54 WIB

PN Surabaya Tunda Eksekusi Kantor MADAS di Jalan Raya Darmo

Senin, 12 Januari 2026 - 09:58 WIB

Transformasi Kopwan Bojonegoro, Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Menuju Motor Ekonomi Desa

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:24 WIB

Remaja Berumur 13 Tahun Tenggelam di Embung Desa Kedungadem Bojonegoro

Sabtu, 10 Januari 2026 - 05:13 WIB

Dugaan Penipuan Proyek Kavling Mutiara Land, Pengembang Ingkar Janji, Konsumen Merugi Ratusan Juta

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kisah Perjuangan Ainur Rohmah dan Sinergi Kemanusiaan di Bojonegoro

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:17 WIB

Memahami Standar Profesionalisme, Kades Temayang dan Dinkes Bojonegoro Klarifikasi Alur Rekrutmen RSUD Temayang

Berita Terbaru