Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Karang Penang Sampang Tega Aniaya Orangtua Kandung

- Admin

Jumat, 22 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seorang anak tega melukai ibu dan ayah kandungnya sendiri. Pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan hingga nekat melakukan aksi keji tersebut.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, kejadian tersebut terjadi di Desa Bulmatet, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jum’at (22/10/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Karang Penang Iptu Slamet dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, saat mendapatkan laporan peristiwa itu, pihaknya langsung mendatangi TKP dan berhasil mengamankan pelaku.

“Iya benar, pelaku adalah anak kandung dari korban. Pelaku melukai korban dengan menggunakan pisau,” kata Iptu Slamet.

Baca Juga:  Direktur Rumah Sakit Sukma Wijaya Kurang Bersahabat Dengan Wartawan. Ada Apa Ya?

Menurut Iptu Slamet, untuk sementara atas izin dan permintaan orangtuanya, pelaku yang berinisial F itu dibawa oleh petugas ke rumah sakit jiwa di Lawang Malang.

“Kondisi kedua korban yang berinisial I dan S saat ini sudah dirujuk ke RSUD Sampang. Sementara, pelaku dibawa ke RSJ Lawang Malang untuk kepentingan pemeriksaan jiwa,” imbuhnya.

Motif kasus penganiayaan ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, belum diketahui secara pasti penyebab pelaku hingga tega melukai kedua orang tuanya.

“Masih dalam pemeriksaan, yang jelas pelaku sudah kita amankan dan sedang dalam proses pemeriksaan, kita mendapatkan informasi bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa,” tandasnya.

Baca Juga:  Stop Rokok Ilegal, Bea Cukai Bersama Diskominfo Sampang Gelar Sosialisasi Ketentuan Cukai

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru