Dugaan Kasus Kekerasan Siswa SMP Mengarah Pidana, Polisi Periksa Sejumlah Saksi, Termasuk Kepala Sekolah

- Admin

Kamis, 23 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dugaan kasus pemukulan terhadap beberapa siswa yang dilakukan oleh salah satu oknum guru SMP Negeri I Camplong berinisial AW, mengarah pidana.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, sejumlah saksi sudah diperiksa oleh penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, termasuk diantaranya Kepala Sekolah (kepsek).

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto saat dikonfirmasi, menjelaskan soal perkembangan kasus dugaan kekerasan yang dilakukan oknum guru SMP itu. Ia menyebut, bahwa penyidik telah memeriksa beberapa saksi termasuk kepala sekolah.

Baca Juga:  Saluran Air tersumbat, 5 Hektare Sawah di Desa Banjar Talela Camplong Sampang Terancam Gagal Panen

“Ini mengarah ke pidana. Kami sudah periksa kepala sekolah, dia menyatakan jika perbuatan oknum guru tersebut salah. Namun, kita masih menunggu keterangan saksi ahli yang paham soal aturan itu,” kata Sudaryanto, Kamis (23/09/2021).

Meski tidak berbicara banyak mengenai perkembangan kasus tersebut, perwira dengan tiga balok emas dipundaknya itu mengatakan jika semua pihak yang terkait dalam kasus ini sudah dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Tinggal dari badan pengawas pendidikan yang akan kami mintai keterangannya, untuk menentukan perbuatan oknum guru itu masuk katagori mendidik atau bukan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Beredar Isu, Polres Sampang OTT Dua Oknum LSM di Jalan Makboel

Menurut Sudaryanto, kasus pemukulan itu terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari sejumlah wali murid, dan kemudian polisi menindaklanjuti dengan memanggil para saksi.

“Semua pihak yang dipandang perlu untuk dimintai keterangan sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya,” ujar mantan Kapolsek Kamal Bangkalan ini sembari memungkasi.

Sebelumnya, Ketua PGRI Sampang, Muzakki mengingatkan kepada para guru di daerah setempat untuk tidak menggunakan kekerasan fisik dalam memberikan hukuman kepada muridnya.

Untuk diketahui, dugaan kekerasan yang dialami beberapa siswa kelas VII SMP Negeri tersebut, terjadi pada Kamis (09/09/2021) lalu. Akibat adanya dugaan kekerasan itu, korban dikabarkan mengalami memar.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Bojonegoro Dijaga Ketat Polisi

Peristiwa terjadi di jam belajar. Saat itulah, oknum guru tersebut kemudian memukul beberapa siswa yang dianggap telah membuat kegaduhan di dalam kelas. Tak hanya itu, para siswa pun dijemur di lapangan lingkungan sekolah.

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB