Puluhan Peserta Tes SKD CPNS di Sampang Dinyatakan Gugur, Ini Penyebabnya

- Admin

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Puluhan peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Sampang, Madura, Jawa Timur dipastikan tereliminasi atau tak lolos ke tahapan berikutnya, belum diketahui pasti apa penyebab para pelamar pegawai negeri itu tak hadir.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, dalam pelaksanaan tes SKD yang digelar di SMP Negeri 1 Sampang itu berjumlah sekitar 1.126 peserta, dengan pelaksanaan dibagi menjadi tiga sesi pada setiap harinya yang diikuti oleh 90 hingga 100 peserta.

Baca Juga:  Penyebab BLT-DD di Sejumlah Kecamatan Tak Kunjung Cair, Begini Penjelasan DPMD Sampang

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, bahwa di hari pertama dan kedua pelaksanaan tes SKD didapatkan ada beberapa peserta yang tidak hadir.

“Pada pelaksanaan tes SKD hari pertama dan kedua ini ada 20 peserta yang tidak hadir, mereka dari Formasi Tenaga Kesehatan dan statusnya tanpa keterangan,” kata Arif, Senin (20/09/2021).

Arif merincikan, dari 20 peserta yang tidak hadir dalam ujian ini, yakni pada hari pertama ada 6 orang yang tidak hadir. Kemudian, hari kedua ada 14 orang tidak hadir.

Baca Juga:  Satu Jenazah Korban Kecelakaan KM Ladang Pertiwi Kembali Teridentifikasi

“Kita belum mengetahui alasan para peserta tidak hadir dalam pelaksanaan tes SKD ini. Yang pasti, bagi peserta yang tidak hadir, tentunya mereka dinyatakan tidak lulus,” ungkapnya.

Terkait jaringan, Arif memastikan tidak ada kendala berarti selama ujian berlangsung. Termasuk para peserta dinilai dalam keadaan sehat.

“Secara keseluruhan pelaksanaan ujian berlangsung lancar. Tes SKD ini dilaksanakan selama empat hari, mulai dari tanggal 18-21 September 2021,” tandasnya.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru