SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Puluhan peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Sampang, Madura, Jawa Timur dipastikan tereliminasi atau tak lolos ke tahapan berikutnya, belum diketahui pasti apa penyebab para pelamar pegawai negeri itu tak hadir.
Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, dalam pelaksanaan tes SKD yang digelar di SMP Negeri 1 Sampang itu berjumlah sekitar 1.126 peserta, dengan pelaksanaan dibagi menjadi tiga sesi pada setiap harinya yang diikuti oleh 90 hingga 100 peserta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, bahwa di hari pertama dan kedua pelaksanaan tes SKD didapatkan ada beberapa peserta yang tidak hadir.
“Pada pelaksanaan tes SKD hari pertama dan kedua ini ada 20 peserta yang tidak hadir, mereka dari Formasi Tenaga Kesehatan dan statusnya tanpa keterangan,” kata Arif, Senin (20/09/2021).
Arif merincikan, dari 20 peserta yang tidak hadir dalam ujian ini, yakni pada hari pertama ada 6 orang yang tidak hadir. Kemudian, hari kedua ada 14 orang tidak hadir.
“Kita belum mengetahui alasan para peserta tidak hadir dalam pelaksanaan tes SKD ini. Yang pasti, bagi peserta yang tidak hadir, tentunya mereka dinyatakan tidak lulus,” ungkapnya.
Terkait jaringan, Arif memastikan tidak ada kendala berarti selama ujian berlangsung. Termasuk para peserta dinilai dalam keadaan sehat.
“Secara keseluruhan pelaksanaan ujian berlangsung lancar. Tes SKD ini dilaksanakan selama empat hari, mulai dari tanggal 18-21 September 2021,” tandasnya.

















