Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Lakukan Panen Perdana Pengembangan VUB

- Admin

Rabu, 18 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si melakukan panen perdana kegiatan demfarm pengembangan Varietas Unggul Baru (VUB) padi khusus di lahan pertanian Kelompok Tani Sidodadi IV Desa Sidopekso Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Rabu (18/8/2021) pagi.

Turut mendampingi Hasan Aminuddin, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Fery Fahrudin Munir, Kepala BPTP Jawa Timur Catur Herman, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi serta Forkopimka Kraksaan.

Demfarm pengembangan VUB padi khusus ini terselenggara antara Komisi IV DPR RI dengan BBP2TP Kementerian Pertanian RI. Setidaknya ada 5 (lima) varietas padi baru yang ditanam. Yakni, Inpari 32, Inpari 42, Inpari Nutri Zink, Pamelen dan Inpari 45. Masing-masing varietas ini dikembangkan di lahan seluas 1,5 hektar. Khusus untuk Inpari Nutri Zink dan Inpari 45 itu disiapkan untuk benih.

Baca Juga:  Anggota Polri Probolinggo Salurkan Beras Murah

Dalam kesempatan tersebut Hasan Aminuddin turun langsung melakukan panen perdana bersama masyarakat petani menggunakan alat mesin pemanen padi atau combine harvester. Pelaksanaan panen perdana ini tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Atas nama rakyat saya menyampaikan terima kasih. Ini merupakan bagian sejarah baru. Sebab merubah mindset petani itu tidak semudah membalikkan kedua telapak tangan. Hari ini bagian dari sebuah keinginan sebagai wakil rakyat bagaimana SDM petani berubah mengikuti zaman,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si.

Baca Juga:  Masalah BPNT Tak Kunjung Terselesaikan, ALPART Kepung Kantor Disos Pamekasan

Menurut Hasan, petani itu sulit merubah kebiasaan dan mengikuti perkembangan zaman. Sebab petani itu dihantui rasa takut karena persepsi yang merasukinya. Ternyata kegiatan ini ada tambahan kuantitas 3 ton.

“Hari ini saya hadir bersama dengan petani yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo. Ada amanah APBN dalam rangka meningkatkan kualitas pertanian rakyat. Oleh karena itu saya memperkenalkan bibit baru di wilayah Kabupaten Probolinggo. Harapannya bagaimana para petani ini tidak memilih pertanian yang monoton sehingga mencari benih baru untuk meningkatkan kualitas produksi dari petani itu sendiri,” tegasnya.

Sementara Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Fery Fahrudin Munir mengungkapkan kegiatan ini merupakan kegiatan khusus dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui BPTP Jawa Timur.

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit Merah di Sampang Anjlok, Petani Sebut PPKM Disinyalir Jadi Pemicu

“Jadi kami mengawal dari aspek inovasi dan teknologinya, lengkap dengan sarana dan prasarananya. Intinya bagaimana pembelajaran kepada petani menerapkan inovasi teknologi yang ada di Balitbang Pertanian. Kita coba kembangkan dan kawal dengan baik, dengan harapan nanti bisa mengadopsi teknologi itu dan nanti berkembang untuk kelanjutannya kita harapkan Pemerintah Daerah mengawalnya,” ujarnya.

Fery menjelaskan intinya bagaimana pihaknya memperkenalkan inovasi teknologi sehingga bisa meningkatkan produktivitas bahkan bisa dua kali lipat, efisien dan hemat biaya serta memaksimalkan penggunaan. Kalau biasanya bisa satu hingga dua kali tanam, kita bisa tiga kali tanam.

“Kita memakai mekanisasi mulai alat panen, alat tanam hingga penyemprotan dengan menggunakan drone. Kita harus memperkenalkan secara pelan-pelan dengan inovasi teknologi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru