Sempat Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Dokter Muda RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Meninggal Dunia

- Admin

Selasa, 27 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seorang dokter berusia muda meninggal dunia setelah sempat terpapar Covid-19. Mirisnya, ia meninggalkan seorang bayi yang belum genap berumur 1 bulan.

Dokter yang meninggal tersebut berinisial PE. Ia merupakan dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur,

Wanita asal Kecamatan Camplong itu dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 saat kondisinya sedang hamil dan harus menjalani isolasi. Bayinya pun diputuskan lahir sebelum waktunya atau terminasi.

Kelahiran sang buah hati sempat membuat kondisi dr PE membaik dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, kondisi kesehatannya menurun kembali hingga menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Soetomo, Surabaya pada Senin (27/07/2021) malam.

Baca Juga:  Buka Festival Layang-layang, Wabup Sumenep Minta Ivent Terus Berlanjut

Meninggalnya PE ini pun dibenarkan oleh Direktur RSUD dr Mohammad Zyn dr Agus Akhmadi. Ia mengatakan, dr PE sempat mendapat perawatan di rumah sakit Sampang. Karena kondisinya memburuk, dia dirujuk ke Surabaya.

“Iya benar, meninggal di rumah sakit dr Soetomo diduga karena ada proses peningkatan oksigen diparu-parunya terganggu. PE dirujuk sebagai pasien umum bukan pasien Covid-19 karena hasil swabnya sudah negatif,” katanya dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Selasa (27/07/2021).

Dijelaskan, bahwa oksigen didalam tubuh melewati darah, jika oksigen dalam tubuh terganggu maka itu akan memperparah kondisi pasien. Selain itu penyakit komorbit yang diderita pasien Covid-19 juga akan memperparah kondisi.

Baca Juga:  Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Ancam Copot Para Tenaga Kesehatan yang Tak Ramah ke Pasien

“Komorbit itu bisa penyakit bawaan, bisa juga kehamilan atau kegemukan. Kebetulan dr PE ini, badannya agak gemuk dan hamil,” jelasnya.

Menurut dia, segala upaya telah dilakukan pihaknya untuk menyelamatkan jiwa dr PE termasuk mengeluarkan bayi yang dikandung sebelum waktunya dengan harapan agar paru-parunya lebih bagus.

“Segala cara telah kami maksimalkan untuk menyelamatkan adik kamu ini. Namun Tuhan memiliki kehendak lain,” kata Agus Akhmadi.

Kepergian dr PE untuk selamanya membuat para petugas medis di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang secara umum merasakan kehilangan besar.

“Kami merasakan duka cita yang mendalam. Semoga pengabdiannya selama ini diganjar dengan tempat terbaik di sisi-Nya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bupati Sampang Pimpin Apel Kesiapan Penyemprotan Disinfektan

Di kesempatan yang sama, dr Agus Akhmadi juga mengimbau seluruh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Bagaimanapun kami harus waspada. Pandemi ini belum terkendali. Resiko transmisi tinggi. Dan demi keselamatan bersama, segala aktifitas yang melibatkan kerumunan harus disiasati,” imbuhnya.

Dirinya pun juga meminta warga tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar penyebaran Covid-19 di Sampang dapat ditekan. Saat ini, kata dia, yang perlu ditingkatkan adalah kewaspadaan adanya potensi sikap lengah dan melonggarnya kedisiplinan masyarakat.

“Kami mengajak kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, terutama bagi orang yang punya komorbid dan terus tingkatkan komitmen bersama demi mencegah penyebaran virus Corona,” tandasnya.

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru