Satu dari Tiga Pelaku Pencuri Ban Mobil di Tambaan Camplong Ternyata Karyawan Korban

- Admin

Senin, 26 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Nasib sial dialami Misnarah, satu dari tiga kawanan pencuri ban mobil bekas di gudang tambak, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Misnarah ditangkap oleh korban bersama para karyawannya usai ditinggal komplotannya ketika kabur setelah melakukan aksi pencurian, pada Jumat (23/07) sekitar pukul 22.30 WIB yang sebelumnya sudah diintai.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto membenarkan kejadian tersebut. Sebelumnya, kata dia, aksi komplotan maling ban itu sudah diintai oleh korbannya. Komplotan itu beranggotakan tiga orang.

Baca Juga:  Diserang Hama Tikus, Petani di Sampang Kian Merana di Masa Pandemi

“Satu tersangka yang kita amankan ini ditangkap korban saat hendak kabur, memang sebelumnya aksi pelaku ini sudah diintai oleh karyawan tambak,” katanya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Senin (26/07/2021).

Adapun kronologisnya, lanjut dia, bermula dari kecurigaan korban atas sering terjadi kehilangan di gudang tersebut. Setelah diselidiki, ternyata salah satu pelakunya adalah oknum karyawan korban.

“Sebelumnya di gudang itu aman. Tapi sejak pelaku ini bekerja pada korban, sering terjadi kehilangan. Seperti ban mobil, usut punya usut ternyata ada campur tangan salah satu oknum karyawannya,” tuturnya.

Baca Juga:  2 Tahun Kasus Cabul Mengendap di Polres Padang Sidempuan, Yayasan Burangir : Merasa Miris dan Aneh

Kini salah satu pelaku yang tertangkap itu harus meringkuk di sel tahanan Polres Sampang. Sedangkan kedua pelaku yang meninggalkannya masih buron, pihak kepolisian masih mengejarnya.

“Untuk dua pelaku yang berhasil melarikan diri, masih dalam pengejaran. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tegasnya.

AKP Sudaryanto menilai, maraknya pencurian terjadi karena adanya dua hal yakni niatan pelaku dan kesempatan. Namun, selama ini pihaknya berusaha memangkas kesempatan yang mungkin tercipta dengan mengaktifkan Kring Reserse.

Baca Juga:  ADEMOS Indonesia bersama Kabupaten Pacitan Inisiatif Pengelolaan Daerah Kebencanaan

“Pencurian itu terjadi karena adanya niat dan kesempatan. Maka untuk mengurangi dan mempersempit ruang para pelaku, kita upayakan Kring Reserse dan juga patroli,” imbuhnya.

Namun, di sisi lain AKP Sudaryanto berharap ada peran serta masyarakat untuk aktif ambil bagian menghilangkan kesempatan para pelaku tindak kejahatan tersebut.

“Kami berusaha memangkas kesempatan, karena kalau niat itu dari dalam diri pelaku. Namun kami juga berharap peran serta masyarakat agar jangan sampai memberikan kesempatan pada para pelaku,” tandasnya.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru