Satu dari Tiga Pelaku Pencuri Ban Mobil di Tambaan Camplong Ternyata Karyawan Korban

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Nasib sial dialami Misnarah, satu dari tiga kawanan pencuri ban mobil bekas di gudang tambak, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Misnarah ditangkap oleh korban bersama para karyawannya usai ditinggal komplotannya ketika kabur setelah melakukan aksi pencurian, pada Jumat (23/07) sekitar pukul 22.30 WIB yang sebelumnya sudah diintai.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto membenarkan kejadian tersebut. Sebelumnya, kata dia, aksi komplotan maling ban itu sudah diintai oleh korbannya. Komplotan itu beranggotakan tiga orang.

“Satu tersangka yang kita amankan ini ditangkap korban saat hendak kabur, memang sebelumnya aksi pelaku ini sudah diintai oleh karyawan tambak,” katanya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Senin (26/07/2021).

Adapun kronologisnya, lanjut dia, bermula dari kecurigaan korban atas sering terjadi kehilangan di gudang tersebut. Setelah diselidiki, ternyata salah satu pelakunya adalah oknum karyawan korban.

“Sebelumnya di gudang itu aman. Tapi sejak pelaku ini bekerja pada korban, sering terjadi kehilangan. Seperti ban mobil, usut punya usut ternyata ada campur tangan salah satu oknum karyawannya,” tuturnya.

Kini salah satu pelaku yang tertangkap itu harus meringkuk di sel tahanan Polres Sampang. Sedangkan kedua pelaku yang meninggalkannya masih buron, pihak kepolisian masih mengejarnya.

“Untuk dua pelaku yang berhasil melarikan diri, masih dalam pengejaran. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tegasnya.

AKP Sudaryanto menilai, maraknya pencurian terjadi karena adanya dua hal yakni niatan pelaku dan kesempatan. Namun, selama ini pihaknya berusaha memangkas kesempatan yang mungkin tercipta dengan mengaktifkan Kring Reserse.

“Pencurian itu terjadi karena adanya niat dan kesempatan. Maka untuk mengurangi dan mempersempit ruang para pelaku, kita upayakan Kring Reserse dan juga patroli,” imbuhnya.

Namun, di sisi lain AKP Sudaryanto berharap ada peran serta masyarakat untuk aktif ambil bagian menghilangkan kesempatan para pelaku tindak kejahatan tersebut.

“Kami berusaha memangkas kesempatan, karena kalau niat itu dari dalam diri pelaku. Namun kami juga berharap peran serta masyarakat agar jangan sampai memberikan kesempatan pada para pelaku,” tandasnya.

Baca Juga:  Masih Pandemi Covid-19, Pemkab Sampang Pastikan Pilkades Serentak Digelar Tahun 2025

Leave a Reply