Stok Mulai Sulit, Produk Suplemen Makanan dan Vitamin C Jadi Buruan Warga Sampang

- Admin

Rabu, 7 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Berbagai produk suplemen makanan dan Vitamin C menjadi salah satu jenis nutrisi yang beberapa hari terakhir sangat diburu oleh masyarakat di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ditengah lonjakan kasus Covid-19.

Bukan tanpa alasan, suplemen makanan dan vitamin C memang memiliki beragam manfaat yang tidak bisa diberikan nutrisi lain, bahkan diyakini menjadi salah satu sumber nutrisi penting untuk menjaga imunitas tubuh.

Kendati belum ada bukti ilmiah yang menyebut bahwa vitamin C secara spesifik mampu mencegah tertular Covid-19, namun sayangnya di sejumlah apotek justru kehabisan stok.

Baca Juga:  Stop Roko Ilegal

Muhyiddin, seorang warga bercerita, merasakan kelangkaan barang-barang itu. Selama satu pekan ini, dia pontang panting mencari vitamin, obat dan juga susu steril berlogo beruang. Sulit mendapat vitamin di pasaran saat ini.

“Vitamin C dari yang paling murah sampai mahal kosong, suplemen makanan juga sama kosong, Kalau pun ada vitamin C lain yang kandungannya tidak besar yang tersisa,” ujar dia, saat bercerita pada kontributor suarabangsa.co.id, Rabu (07/07/2021).

Dia sempat kecewa lantaran stok vitamin di sejumlah apotek yang ada di seputaran Kota Sampang sudah habis. Sebelumnya, dia sudah mengunjungi beberapa apotek lain yang ada.

Baca Juga:  KPU Sampang Sampaikan Usulan Pengesahan dan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

“Tadi sebelum ke sini sempat ke apotek yang di sana, dekat taman Kota. Sama, nggak ada juga vitaminnya. Mau coba ke apotek lain aja. Soalnya saya butuh vitamin itu, apalagi di situasi sekarang,” akunya.

Tingginya peminat vitamin dan suplemen makanan membuat masyarakat kalap. Pernah dirinya mencari vitamin tertentu, kemudian apoteker mengarahkan membeli vitamin merek lain.

Pertimbangan apoteker, kata dia, bukan soal merek apa yang mau dibeli masyarakat melainkan kandungan apa yang dibutuhkan dan dicari. Perihal merek, dianggap sudah tidak prioritas lagi saat ini.

Baca Juga:  Mahfud Ajak Jurnalis di Bangkalan Tetap Pegang Teguh Tupoksi

Muhyiddin juga merasa heran, apa yang menyebabkan susu steril Bear Brand menjadi barang langka. Ia tidak habis pikir mengapa masyarakat begitu paniknya memborong susu steril dengan dalih mampu meningkatkan imunitas tubuh.

“Saya yakin banget yang memborong itu hanya sekedar jaga-jaga, tapi ini luar biasa banget,” tandasnya.

Dia kemudian berharap kepada pemerintah maupun dinas terkait, agar bisa melakukan pengawasan atas kelangkaan produk-produk tersebut. Dia khawatir ada pihak nakal yang menimbun vitamin sehingga mengakibatkan kelangkaan.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB