SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Berbagai produk suplemen makanan dan Vitamin C menjadi salah satu jenis nutrisi yang beberapa hari terakhir sangat diburu oleh masyarakat di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ditengah lonjakan kasus Covid-19.
Bukan tanpa alasan, suplemen makanan dan vitamin C memang memiliki beragam manfaat yang tidak bisa diberikan nutrisi lain, bahkan diyakini menjadi salah satu sumber nutrisi penting untuk menjaga imunitas tubuh.
Kendati belum ada bukti ilmiah yang menyebut bahwa vitamin C secara spesifik mampu mencegah tertular Covid-19, namun sayangnya di sejumlah apotek justru kehabisan stok.
Muhyiddin, seorang warga bercerita, merasakan kelangkaan barang-barang itu. Selama satu pekan ini, dia pontang panting mencari vitamin, obat dan juga susu steril berlogo beruang. Sulit mendapat vitamin di pasaran saat ini.
“Vitamin C dari yang paling murah sampai mahal kosong, suplemen makanan juga sama kosong, Kalau pun ada vitamin C lain yang kandungannya tidak besar yang tersisa,” ujar dia, saat bercerita pada kontributor suarabangsa.co.id, Rabu (07/07/2021).
Dia sempat kecewa lantaran stok vitamin di sejumlah apotek yang ada di seputaran Kota Sampang sudah habis. Sebelumnya, dia sudah mengunjungi beberapa apotek lain yang ada.
“Tadi sebelum ke sini sempat ke apotek yang di sana, dekat taman Kota. Sama, nggak ada juga vitaminnya. Mau coba ke apotek lain aja. Soalnya saya butuh vitamin itu, apalagi di situasi sekarang,” akunya.
Tingginya peminat vitamin dan suplemen makanan membuat masyarakat kalap. Pernah dirinya mencari vitamin tertentu, kemudian apoteker mengarahkan membeli vitamin merek lain.
Pertimbangan apoteker, kata dia, bukan soal merek apa yang mau dibeli masyarakat melainkan kandungan apa yang dibutuhkan dan dicari. Perihal merek, dianggap sudah tidak prioritas lagi saat ini.
Muhyiddin juga merasa heran, apa yang menyebabkan susu steril Bear Brand menjadi barang langka. Ia tidak habis pikir mengapa masyarakat begitu paniknya memborong susu steril dengan dalih mampu meningkatkan imunitas tubuh.
“Saya yakin banget yang memborong itu hanya sekedar jaga-jaga, tapi ini luar biasa banget,” tandasnya.
Dia kemudian berharap kepada pemerintah maupun dinas terkait, agar bisa melakukan pengawasan atas kelangkaan produk-produk tersebut. Dia khawatir ada pihak nakal yang menimbun vitamin sehingga mengakibatkan kelangkaan.

















