Sekretaris Komisi I DPRD Sampang: Jika Pilkades Serentak Ditunda Saya Orang Pertama yang Akan Turun Jalan

- Admin

Kamis, 27 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 111 desa se-Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur sampai saat ini belum ada kejelasan.

Ketidakjelasan itu disesalkan oleh beberapa pihak. Terlebih warga masyarakat yang menunggu pesta demokrasi di desanya. Bahkan menimbulkan simpang siur informasi soal pelaksanaan Pilkades serentak itu.

Untuk memastikan hal tersebut, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pinggir Kota pada Kamis (27/05/2021) mendatangi kantor DPRD setempat.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, kedatangan mereka di sambut langsung oleh Ketua dan Sekretaris Komisi I DPRD Sampang.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Pinggiran Kota, Erha Su’ud mengatakan jika jauh hari sebelumnya pihaknya sudah menyampaikan surat ke Pemerintah Kabupaten Sampang.

Namun, kata dia, sampai saat ini pihak pemerintah belum juga memberikan kejelasan terkait pelaksanaan. Padahal sedang ditunggu banyak pihak, terutama masyarakat dan bakal calon Kepala Desa.

Baca Juga:  Tanpa Sanksi Tegas, Larangan Penggunaan Elpiji 3 Kg di Sampang Disebut Tak Akan Berjalan Efektif

“Sebelumnya, kami sudah berkirim surat ke Pemkab terkait isu ditundanya Pilkades, namun belum ada kejelasan. Kalau memang Pilkades di Sampang ini mau ditunda, itu sampai kapan?,” tanya Su’ud.

Diakui Su’ud, jika pihaknya banyak menerima aspirasi dari masyarakat sehingga menjadi beban moral. Menurutnya, isu ditundanya pelaksanaan pilkades sangat heboh dibicarakan oleh masyarakat.

“Ini kan tidak jelas. Ada isu Pilkades diundur karena Covid-19, juga karena ada pembengkakan anggaran serta alasan keamanan,” kata Su’ud.

Lebih lanjut, Su’ud berharap, pemerintah daerah secepatnya memberikan penjelasan terkait pelaksanaan Pilkades serentak ini. Agar tidak menimbulkan keresahan informasi di masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Sampang R Aulia Rahman menegaskan bahwa Perda dan Perbup pilkades sudah dibahas, bahkan Kementerian Dalam Negeri mengatakan jika Pilkades ditunda sampai bertahun-tahun itu jelas tidak mungkin.

Baca Juga:  Diduga Terkait Pengadaan Mesin Pompa Air, Dinas Pertanian Sampang Dipanggil Penyidik Tipikor

“Kita sudah melakukan kajian terkait Pilkades tersebut ditingkat Perda maupun Perbup. Dalam hal ini saya orang pertama yang akan mengkritik hal itu,” tegas Aulia.

Legislator dari partai Demokrat itu menyebut jika pelaksanaan Pilkades ini tergantung kebijakan Bupati Sampang. Sementara mengenai anggaran Pilkades juga sudah dalam tahap pembahasan.

“Anggaran Pilkades sekitar 80 milliar, yang memegang anggarannya eksekutif, kita hanya mengamini saja. Jika alasannya hanya keamanan itu tidak mungkin, karena di kabupaten lain Pilkades sudah terlaksana, seperti di Bangkalan,” terangnya.

Jadi, tegas Aulia, dalam hal ini kita kembalikan lagi kepada kebijakan Bupati Sampang. Dirinya menambahkan, jika Komisi I menentang terkait hal tersebut, ia pun menilai bahwa di internal DPRD tidak bersatu.

“Kita tidak bisa mengintervensi para anggota DPRD yang lain. Karena kita berangkat dari partai politik. Oleh karena itu, ranah politik tidak bisa membawa fraksi-fraksi lain. Terkait isu molornya Pilkades ini DPRD nya saja bingung, apalagi masyarakatnya,” ungkap Aulia.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Berikan Penghargaan kepada Anggota yang Menangkap Pemakai Narkoba

Jika memang Pilkades ini ditunda, Aulia menegaskan, ia orang pertama yang akan melakukan aksi turun jalan bersama masyarakat.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Sampang Nasafi menambahkan, terkait Perbup Pilkades masih dalam tahap pembahasan. Namun, soal penentuan pelaksanaan Pilkades itu bukan ranahnya.

“Tapi, kami sangat mengapresiasi audiensi kali ini. Penyampaian aspirasi ini tetap kami tampung dan akan kami sampaikan aspirasinya saat rapat internal dalam minggu ini,” kata Nasafi.

Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan juga dari perwakilan Aliansi Masyarakat Pinggir Kota.

“Jika meminta kepastian saat ini, yang jelas tidak mungkin, kami juga masih mau mengirim surat ke Dinas terkait,” pungkas Nasafi.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB