Duh!!! Bantuan Transport untuk Petugas Posko Gugus Tugas Covid-19 di Sampang Belum Cair

- Admin

Rabu, 5 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Para relawan Satuan Tugas (Satgas) penanganan pasien Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur nampaknya harus bersabar menantikan uang transport yang tak kunjung cair hingga saat ini.

Mereka yang terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, tenaga medis, anggota BPBD dan relawan lainnya tersebut hingga saat ini masih mengandalkan uang pribadi untuk melaksanakan tugas sebagai garda terdepan dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19 dengan baik.

Mulai untuk kebutuhan bahan bakar kendaraan, juga kebutuhan lainnya, mereka penuhi sendiri. Meski begitu, tidak satu hari pun dari para relawan lalai terhadap pekerjaannya. Tugas mereka pun tidaklah mudah, bersentuhan langsung dengan masyarakat yang bisa saja terpapar Covid-19.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, kondisi posko sangat memprihatinkan. Hanya terdapat beberapa meja dan buku pencatatan, sedangkan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan minim. Tempat untuk istirahat petugas pun hanya dari tikar.

Baca Juga:  Perjuangkan Masa Depan, Ratusan Guru Honorer di Sampang Curhat kepada Anggota Dewan

Salah satu relawan yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan, risiko yang mereka hadapi ketika menangani pasien Covid-19 tak sebanding dengan kesejahteraan yang mereka terima. Namun, pemerintah malah belum juga membayar bantuan transport yang sudah dijanjikan itu.

“Sejak bulan Februari, bantuan transport yang dijanjikan pemerintah tak kunjung cair. Kami sangat kecewa. Padahal itu hak kami, tapi kok kami ditelantarkan,” kata relawan tersebut diamini rekan lainnya.

Dia bersama rekan lainnya mengaku, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari dan uang transportasi menuju lokasi posko, mereka terpaksa harus mengutang.

“Sudah hampir tiga bulan belum cair, sementara kita disini biar tanggal merah dan hari libur tetap bekerja di posko, tidak ada libur. Jadi, setiap hari kami harus mengeluarkan transportasi menuju lokasi tugas,” ujarnya.

Ia berharap bantuan transport yang dijanjikan tersebut dapat terealisasi secepatnya, mengingat kebutuhan sehari-harinya juga kian mendesak. Apalagi menjelang lebaran.

Baca Juga:  Ternyata Data Tenaga Honorer di Bondowoso Belum Jelas, Begini Kritikan Pedas Ketua Komisi I DPRD

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Asroni membenarkan jika uang pengganti transport relawan posko Covid-19 belum di cairkan. Sebab, kata dia, sejak awal bulan Februari kegiatan posko tersebut tidak bisa lagi dianggarkan melalui biaya tidak tetap (BTT).

“Iya benar, memang belum dibayarkan, karena yang menjadi masalah adalah kendala administrasi, karena sejak bulan Februari kemarin tidak bisa dianggarkan melalui BTT lagi harus dialihkan melalui kegiatan. Jadi kita sedang buat pelaporannya, bukan mau nahan bukan,” ujarnya, Rabu (05/05/2021).

Asroni juga mengatakan, keterlambatan pembayaran bantuan transport relawan tersebut disebabkan banyak faktor, seperti rasionalisasi anggaran dan lain-lain. Karena itu, mereka mengikuti petunjuk dari pemerintah daerah sesuai dengan kondisi keuangan saat ini.

“konsekuensinya, kalau dialihkan melalui kegiatan maka harus dipindah kepada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di kegiatan satu tahun. Karena ada Refocusing jadi harus menunggu persetujuan eksekutif dan legislatif, jadi keterlambatannya disitu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Grand Final Turnamen Sepak Bola Tobten Club Sampang, Labil FC Desa Blu'uran Karang Penang Raih Juara

Dengan melihat porsi anggaran saat ini, maka anggaran untuk pembayaran bantuan transport relawan posko Covid-29 mengikuti DPA. Terkait hal itu, dirinya sudah mengajukan kebagian keuangan. Saat ini masih proses revisi perubahan.

“Semua masih dalam proses. Pengajuan pembayaran masih kita proses. Tetapi tidak bisa dibayarkan langsung sekaligus atau di rapel karena kalau kegiatan SPJ-nya harus rampung dulu, beda dengan BTT,” urainya.

Saat ditanya adanya informasi bahwa jajaran kepolisian Polres Sampang menarik diri dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Menurut Asroni mengakui hal tersebut. Tetapi kata dia, itu hanya persoalan miss komunikasi antara pihak pemerintah dan Polres Sampang.

“Hanya miss komunikasi saja kok, itu karena adanya keterlambatan bantuan transportasi saja. Sudah kami sampaikan ke Kapolres melalui Kabag Ops, saat ini masih tetap terlibat di keposkoan,” tandasnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB