Cekcok Mulut Berujung Penganiayaan, Warga Camplong Sampang Diamankan Polisi

- Admin

Minggu, 10 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Terlibat cekcok mulut, hingga berujung pada dugaan penganiayaan, seorang pria asal Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diamankan polisi.

“Pelaku adalah pria berinisial RP (30), diamankan beberapa saat setelah kejadian,” ungkap Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, via aplikasi WhatsApp.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu (10/07/2022) sekitar pukul 16.30 WIB, terhadap seorang pemuda berinisial HS (25) yang masih satu kampung.

Saat itu, korban HS sedang memperbaiki mobil di teras rumahnya di Dusun Karangloh, Desa Dharma Camplong. Kemudian datang RP dan terlibat cekcok mulut dengan HS.

Baca Juga:  Penyaluran BPNT Diduga Tak Sesuai Aturan, Camat Camplong: Itu Kesepakatan Kades dan PT Pos Sampang

“Pada saat terdengar suara cekcok mulut, ada seorang warga inisial MN (55) mendekati TKP. Waktu MN datang korban HS sudah terkapar dan RP kabur, sedangkan barang bukti yang diduga menjadi alat di tinggalkan di TKP,” imbuh Budi.

Belum diketahui motif terjadinya penganiayaan tersebut. Namun, kata Budi Nugroho, akibat penganiayaan itu, korban HS mengalami luka pada dagu sebelah kanan dan punggung kanan sebelah kiri.

“Korban HS langsung dilarikan ke Puskesmas Camplong dan dirujuk ke RSUD dr Mohammad Zyn. Sementara, RP sudah diamankan di Mapolres Sampang,” pungkasnya.

Baca Juga:  Momen Pilpres Usai, Pengasuh Ponpes Abu Nawas Ajak Masyarakat Jaga Kesatuan

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru