Kerapan Sapi di Pangarengan Sampang Diduga Langgar Prokes, Tim Satgas Covid-19 Abai?

- Admin

Sabtu, 27 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Reaksi masyarakat terhadap Acara kerapan sapi yang digelar pada Sabtu (27/03/2021) di Lapangan Desa Apa’an, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur di era pandemi Covid-19 ini berlangsung meriah.

Namun sayang, di tengah kemeriahan yang terjadi, ditemukan banyak penonton tidak menerapkan protokol kesehatan. Yakni tidak menggunakan masker. Bahkan, mereka berkerumun tanpa menghiraukan anjuran pemerintah untuk tetap menjaga jarak.

Padahal, pemkab setempat selalu gencar mensosialisasikan dan memberikan himbauan agar warga tetap mematuhi prokes. Bahkan, baru-baru ini ada isu yang beredar bahwa Pemkab Sampang bakal menunda Pilkades serentak tahun 2021 lantaran di khawatirkan terjadinya kerumunan massa.

Baca Juga:  Kejar Target Idul Fitri Kelar, Pemerintah Kecamatan Camplong Sampang Bakal Kebut Penyaluran BLT-DD

Menurut salah satu penonton yang enggan disebut identitasnya, mengaku sangat menyayangkan kerumunan masyarakat ditengah situasi pandemi corona saat ini. Apalagi tanpa menghiraukan protokol kesehatan.

“Terlihat kerumunan orang mengabaikan jarak fisik satu sama lain, dan tidak sedikit juga orang yang berteriak dengan tidak menggunakan masker,” katanya saat berbincang bersama suarabangsa.co.id.

Selain itu, tim gugus tugas Covid-19 juga dirasa lamban dan kurang tegas dalam menyikapi permasalahan tersebut. Menurutnya, dalam kondisi pandemi Covid-19, mestinya seluruh warga membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

Baca Juga:  Pimpin Apel Korpri, Bupati Apresiasi Kinerja ASN di Lingkup Pemkab Sampang

“Sangat menyayangkan. Apalagi datangkan banyak orang tanpa ijin dan tanpa mengindahkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang Rachmat Sugiono saat dikonfirmasi, mengaku tidak mengeluarkan ijin. Namun, pihaknya hanya memberikan rekomendasi acara tersebut.

“Kita dari gugus tugas tidak mengeluarkan ijin, tapi merekomendasikan kegiatan dengan ketentuan-ketentuan panitia siap menerapkan dan mematuhi prorokol kesehatan,” tutur pria yang akrab di panggil Yon.

Disinggung soal sanksi terkait adanya dugaan pelanggaran prokes yang terjadi dilokasi tersebut. Menurutnya, sesuai surat rekomendasi apabila panitia penyelenggara dan peserta tidak patuh maka akan dilakukan penegakan hukum sesuai dengan Perbup nomor 53/2020.

Baca Juga:  Wujud Komitmen Demi Tingkatkan Kemampuan Rekanan, HCML Sosialisasi Vendor’s Day

“Ada tim bagian penindakan yang menganalisa apakah di lokasi acara ada pelanggaran atau tidak,” pungkas Yon.

Terpisah, Kepala Pos Polisi (Kapospol) Pangarengan Ipda Darus dikonfirmasi via chat WhatsApp tidak merespon, meskipun chat tersebut telah dibaca.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB