Slamet Ariyadi Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian di Sampang

- Admin

Senin, 1 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Anggota Komisi IV DPR RI dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Slamet Ariyadi secara resmi membuka bimbingan teknis (bimtek) peningkatkan kapasitas petani dan penyuluh di aula Hotel Wisata Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (01/03/2021).

Berdasarkan pantauan suarabangsa.co.id dilokasi, kegiatan tersebut digelar bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).

“Masa depan pertanian ada di generasi milenial, ada di tangan petani-petani muda. Karena lewat merekalah inovasi-inovasi sektor pertanian bisa dihadirkan,” kata Slamet saat membuka acara Bimtek.

Baca Juga:  Bersama Dinas Pendidikan Provinsi, PWI Jember Menggelar Diklat Public Speaking dan Jurnalistik

Menurut Slamet, peran petani milenial dan penyuluh di bidang pertanian menjadi penting, sebab dianggap memiliki jiwa yang adaptif dalam pemahaman teknologi digital, sehingga tidak terlalu kaku dalam melakukan identifikasi dan verifikasi teknologi.

“JIka ingin pertanian maju, majukan dahulu kualitas SDM. Karena SDM yang berkualitas bisa menghadirkan inovasi dan terobosan-terobosan yang dibutuhkan pertanian,” ungkap Slamet.

Dikatakannya bahwa, keberhasilan suatu bangsa dan negara ditentukan kebangkitan milenialnya. Begitu juga keberhasilan suatu pembangunan pertanian akan terwujud manakala kaum milenialnya bangkit.

Baca Juga:  Banjir Rendam Permukiman Warga, Jalur Poros Hingga Jalan Nasional di Sampang

“Petani muda milenial memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan, saya berharap kedepan petani dan penyuluh jauh lebih semangat dan mampu menjadi ujung tombak terdepan pertanian,” imbuhnya.

Politikus muda itu menegaskan, bimtek membuat pupuk organik ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian petani dan penyuluh akan perlunya penyehatan lahan agar kejadian penurunan kesuburan tanah dapat dicegah, bahkan dapat diperbaiki dimasa mendatang.

“Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran dan contoh kepada penyuluh dan petani di Sampang akan manfaat penggunaan bahan organik bagi penanaman tanaman,” harapnya.

Baca Juga:  Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Slamet juga menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen untuk terus mengawal program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya petani dan penyuluh diwilayah Dapilnya.

“Bimtek ini adalah salah satu program aksi Komisi IV DPR RI, untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat petani dan ini adalah kewajiban saya untuk mendukung dan selalu mensupport kegiatan peningkatan pertanian,” pungkasnya.

Hingga berita ini dilansir, giat Bimtek masih berjalan dengan penyampaian materi oleh pihak yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru