Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pengunjung Objek Wisata Pantai Camplong Sampang Menurun Drastis

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Aktivitas pariwisata di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tetap buka dan berjalan normal. Meski dibuka, namun jumlah kunjungan wisatawan menurun drastis hingga 50 persen tiap hari.

Salah satu objek wisata yang terdampak merebaknya Covid-19, yakni Pantai Wisata Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong. Destinasi wisata pantai yang biasanya dibanjiri rombongan wisatawan dari berbagai daerah tersebut kini mulai lengang.

General Manager Pantai Wisata Camplong, Bambang Setiadi mengungkapkan selama pandemi kunjungan wisatawan ke pantai Wisata Camplong menurun drastis. Hal itu imbas dari pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

“Hari Minggu biasanya (pengunjung-red) bisa sampai belasan bus, hari ini tidak ada. Selama pandemi Covid-19 ini memang penurunan pengunjung sangat terasa dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Bambang kepada suarabangsa.co.id, Minggu (21/03/2021).

Akibat menurunnya kunjungan wisatawan, Bambang pun mengungkapkan manajemen harus melakukan beberapa penyesuaian terhadap perusahaan. Menurutnya, sektor pariwisata berbeda dengan pendidikan dan ekonomi, yang masih bisa jalan dengan adanya teknologi.

“Pariwisata adalah sektor yang paling terdampak. Karyawan pun kita kurangi untuk efisiensi biaya operasional. Gaji juga belum bisa kita maksimalkan ke karyawan karena memang situasinya seperti ini,” ungkap Bambang.

Terkait pelaksanaan protokol kesehatan di objek wisata Pantai Camplong, Bambang memastikan bahwa pihaknya sudah memberlakukan protokol kesehatan secara ketat, baik kepada setiap pengunjung maupun pada karyawan.

“Kami melengkapi fasilitas objek wisata dengan alat pencuci tangan serta mewajibkan pengunjung memakai masker,” tutur Bambang.

Ia berharap pada 2021 ini ada kenaikan jumlah pengunjung Wisata Pantai Camplong seiring dengan nantinya masyarakat diberikan vaksin Covid-19.

“Mudah-mudahan setelah vaksin diberikan ke seluruh masyarakat Indonesia, kemungkinan di awal-awal belum kelihatan, mungkin pertengahan 2021, InsyaAllah pengunjung bisa normal kembali,” pungkas Bambang.

Baca Juga:  Bocor, KM Pesawat III di Sumenep Nyaris Tenggelam

Leave a Reply