Pekerja Pabrik Tahu di Sumenep Tercebur ke Wadah Berisi Air Mendidih

- Admin

Senin, 8 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Nasib nahas dialami oleh Mohammad Anwar (21) pekerja pabrik tahu asal Dusun Manding, Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

Pasalnya, pria kelahiran 24 Desember 2000 itu tercebur ke dalam wadah pembuatan tahu yang berisi air mendidih di tempatnya Ia bekerja, pada Senin (0811/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Korban bekerja sebagai penjaga tungku api dalam pabrik tahu milik Sadriman di Dusun Giring Barat, Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa sekira pukul 09.00 WIB, korban mulai bekerja di pabrik tahu sebagai penjaga tungku api dalam memproduksi tahu.

Baca Juga:  Dinsos P3A Sumenep Siap Sukseskan Pelaksanaan Regsosek 2022

“Sekira pukul 12.00 wib hujan turun dan atap asbes bocor karena terdapat kotoran, sehingga tetesan air hujan membasahi tungku api yang menyebabkan api sering padam,” terang Widi.

Lalu atas inisiatif sendiri korban naik ke atap asbes untuk membersihkan kotoran agar tidak bocor. Namun tanpa sengaja korban menginjak atap asbes yang mengakibatkan atap asbes tersebut pecah.

“Korban jatuh ke dalam kuali pembuatan tahu yang berisi air mendidih. Sehingga mengakibatkan korban mengalami luka bakar 96% di sekujur tubuhnya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Diduga Dianiaya Tetangganya, Warga Guluk-guluk Tewas

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Manding dan dirujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru