SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Nasib nahas dialami oleh Mohammad Anwar (21) pekerja pabrik tahu asal Dusun Manding, Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.
Pasalnya, pria kelahiran 24 Desember 2000 itu tercebur ke dalam wadah pembuatan tahu yang berisi air mendidih di tempatnya Ia bekerja, pada Senin (0811/2021) sekira pukul 12.30 WIB.
Korban bekerja sebagai penjaga tungku api dalam pabrik tahu milik Sadriman di Dusun Giring Barat, Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa sekira pukul 09.00 WIB, korban mulai bekerja di pabrik tahu sebagai penjaga tungku api dalam memproduksi tahu.
“Sekira pukul 12.00 wib hujan turun dan atap asbes bocor karena terdapat kotoran, sehingga tetesan air hujan membasahi tungku api yang menyebabkan api sering padam,” terang Widi.
Lalu atas inisiatif sendiri korban naik ke atap asbes untuk membersihkan kotoran agar tidak bocor. Namun tanpa sengaja korban menginjak atap asbes yang mengakibatkan atap asbes tersebut pecah.
“Korban jatuh ke dalam kuali pembuatan tahu yang berisi air mendidih. Sehingga mengakibatkan korban mengalami luka bakar 96% di sekujur tubuhnya,” imbuhnya.
Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Manding dan dirujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif.

















