Cegah Penyebaran DBD, Dinkes Sampang Lakukan Fogging di Kawasan Perum Manggis Square

- Admin

Minggu, 14 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pada masa pandemi Covid-19, ketika konsentrasi masyakarat fokus pada penangangan Covid-19, ada penyakit rutin yang kerap berkunjung pada musim hujan, yaitu DBD (Demam Berdarah Dengue).

Untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melakukan fogging di kawasan Perum Manggis Square, Jalan Manggis RT 05 RW 03 dan RT 03 RW 03, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Minggu (14/02/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasi P2M Dinkes Sampang Samsul Hidayat mengatakan, pengasapan dilakukan sebagai tindakan pencegahan dari penyakit deman berdarah, agar tidak dapat berkembang biak jentik-jentik nyamuk DBD dan sekaligus bertujuan mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Kecamatan Camplong Sampang Gelar Musrenbang, Infrastruktur dan Pemberdayaan Jadi Skala Prioritas

“Penyemprotan (Fogging Focus) adalah kegiatan yang dilakukan untuk memutus rantai penularan DBD dengan sasaran nyamuk dewasa. Dosis obat untuk fogging merupakan dosis yang diperuntukan untuk membunuh nyamuk dewasa sehingga aman pada manusia,” ujarnya.

Menurut Samsul, perlunya dilakukan pengasapan karena saat ini terjadi perubahan cuaca hujan yang tidak menentu. Kondisi itu berpotensi mengakibatkan terjadi genangan air sebagai tempat bersarangnya jentik nyamuk aedes aegypti penyebar penyakit DBD.

“Pengasapan ini dilakukan jika telah ditemukan penderita DBD di suatu wilayah dan merupakan penularan setempat (indigenous) serta adanya laporan kematian akibat penyakit DBD,” imbuhnya.

Baca Juga:  229 Pasutri Nikah Siri di Sampang Ajukan Permohonan Isbat

Samsul mengatakan, kekurangan Fogging hanya dapat membunuh nyamuk dewasa dan meninggalkan polutan berupa bercak solar didalam rumah. Jadi, meski telah dilakukan fogging untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk Aedes Aegypti, kesadaran warga tentang kebersihan lingkungan sangatlah penting, yakni diawali dengan menjaga kebersihan sekitar rumah.

“Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, selebihnya masyarakat harus tetap menggalakkan 3M. Selain melakukan 3M secara gotong royong, antisipasi masing-masing masyarakat perlu dilakukan agar efektif menjaga lingkungan. Bila ditemukan kasus, ia meminta segera lapor ke dinkes/puskesmas terdekat,” imbau Samsul.

Baca Juga:  Momentum Idul Adha, Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Az-Zahra Bondowoso Sembelih 3 Sapi dan 29 Kambing

Dikatakannya, 3M sangat efektif mencegah pembiakan nyamuk, yaitu menguras atau membersihkan tempat-tempat genangan air, menutup rapat tempat minum dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air seperti kaleng, botol dan lain-lain.

“Warga dapat berperan serta dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. Sebab barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD,” tanda Samsul.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru