Terima 1.480 Dosis Vaksin Sinovac, Sampang Akan Gelar Vaksinasi Covid-19 Perdana Besok

- Admin

Rabu, 27 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur akan melakukan program vaksinasi covid-19 perdana pada Kamis, 28 Januari 2021.

Kegiatan dipusatkan di Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang Jalan Wijaya Kusuma, yang akan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama akan menyasar perwakilan dari berbagai unsur, antara lain Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, para pimpinan OPD serta sejumlah tokoh agama akan mendapat penyuntikan vaksin Covid-19, pada kesempatan pertama di daerah itu sesuai arahan pemerintah pusat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi mengatakan pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang itu sebagai suatu penanda dan pertanda, pemerintah akan melakukan fungsi tugas dan tanggungjawabnya dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Tagih Janji Politik Bupati, Inilah 3 Tuntutan Forum Mahasiswa Sampang

“Besok, pak Bupati akan menjadi orang pertama yang di akan vaksin. Simbolisasi penerimaan vaksin kepada pejabat publik ini diharapakan dapat menumbuhkan optimisme dan ini harus kita gaungkan supaya meningkatkan imun masyarakat, bahwa secara medis, kita akan menerima suntikan vaksin, tapi positif thinking akan membuat imun kita naik,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Rabu (27/01/2021).

Dijelaskannya, selain Bupati, sejumlah tokoh di Kabupaten Sampang juga akan menerima vaksin perdana termasuk para kepala OPD, IDI, dan sejumlah lembaga lain.

Baca Juga:  Sopir Kelelahan, Mitsubishi Pick Up L 300 Kecalakan di Tol Sidoarjo

“Penerima vaksin perdana ini dari unsur Forkopimda, ketua DPRD dan tokoh-tokoh yang nantinya punya pengaruh positif dalam masyarakat, selain itu dari ikatan profesi, tenaga kesehatan dan juga kepala OPD,” ujarnya.

Syarat penerima vaksin, kata Agus Mulyadi, masyarakat dengan usia antara 18-59 tahun dan tidak memiliki penyakit komorbid seperti kencing manis, stroke, darah tinggi dan lainnya.

“Pada tahap awal ini kami mendapatkan 1.480 vial atau dosis vaksin yang akan disebar ke sejumlah rumah sakit, klinik dan juga Puskesmas,” katanya.

Agus Mulyadi menambahkan untuk vaksinasi tahap pertama akan diprioritaskan bagi 2.116 tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kabupaten Sampang dan selanjutnya menyasar TNI/Polri.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Terima Kunjungan Dari Korem 084/Bhaskara Jaya

“Tahap pertama memang di khususkan bagi nakes, selanjutnya TNI-Polri dan nantinya jika makin banyak vaksin diharapkan semua warga Kabupaten Sampang yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin,” harapnya.

Menurut dia, pemberian suntikan vaksin Covid-19 tidak serta merta menghentikan penularan virus ini. Dia mengingatkan, setelah mendapat suntikan vaksin, protokol kesehatan 3M harus tetap dijalankan.

“Karena terciptanya kekebalan kelompok butuh waktu dan proses. Harapannya, semua lini untuk dapat memberikan sosialisasi bahwa vaksinasi ini dilaksanakan harus tetap didukung protokol kesehatan yang ketat. Jangan sampai setelah di vaksin kita abai terhadap prokes,” tandasnya.

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru