Terima 1.480 Dosis Vaksin Sinovac, Sampang Akan Gelar Vaksinasi Covid-19 Perdana Besok

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur akan melakukan program vaksinasi covid-19 perdana pada Kamis, 28 Januari 2021.

Kegiatan dipusatkan di Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang Jalan Wijaya Kusuma, yang akan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama akan menyasar perwakilan dari berbagai unsur, antara lain Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, para pimpinan OPD serta sejumlah tokoh agama akan mendapat penyuntikan vaksin Covid-19, pada kesempatan pertama di daerah itu sesuai arahan pemerintah pusat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi mengatakan pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang itu sebagai suatu penanda dan pertanda, pemerintah akan melakukan fungsi tugas dan tanggungjawabnya dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Besok, pak Bupati akan menjadi orang pertama yang di akan vaksin. Simbolisasi penerimaan vaksin kepada pejabat publik ini diharapakan dapat menumbuhkan optimisme dan ini harus kita gaungkan supaya meningkatkan imun masyarakat, bahwa secara medis, kita akan menerima suntikan vaksin, tapi positif thinking akan membuat imun kita naik,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Rabu (27/01/2021).

Dijelaskannya, selain Bupati, sejumlah tokoh di Kabupaten Sampang juga akan menerima vaksin perdana termasuk para kepala OPD, IDI, dan sejumlah lembaga lain.

“Penerima vaksin perdana ini dari unsur Forkopimda, ketua DPRD dan tokoh-tokoh yang nantinya punya pengaruh positif dalam masyarakat, selain itu dari ikatan profesi, tenaga kesehatan dan juga kepala OPD,” ujarnya.

Syarat penerima vaksin, kata Agus Mulyadi, masyarakat dengan usia antara 18-59 tahun dan tidak memiliki penyakit komorbid seperti kencing manis, stroke, darah tinggi dan lainnya.

“Pada tahap awal ini kami mendapatkan 1.480 vial atau dosis vaksin yang akan disebar ke sejumlah rumah sakit, klinik dan juga Puskesmas,” katanya.

Agus Mulyadi menambahkan untuk vaksinasi tahap pertama akan diprioritaskan bagi 2.116 tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kabupaten Sampang dan selanjutnya menyasar TNI/Polri.

“Tahap pertama memang di khususkan bagi nakes, selanjutnya TNI-Polri dan nantinya jika makin banyak vaksin diharapkan semua warga Kabupaten Sampang yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin,” harapnya.

Menurut dia, pemberian suntikan vaksin Covid-19 tidak serta merta menghentikan penularan virus ini. Dia mengingatkan, setelah mendapat suntikan vaksin, protokol kesehatan 3M harus tetap dijalankan.

“Karena terciptanya kekebalan kelompok butuh waktu dan proses. Harapannya, semua lini untuk dapat memberikan sosialisasi bahwa vaksinasi ini dilaksanakan harus tetap didukung protokol kesehatan yang ketat. Jangan sampai setelah di vaksin kita abai terhadap prokes,” tandasnya.

Baca Juga:  Kasat Lantas Polres Sampang Tindak Tegas 1735 Pelanggar SAMPANG,

Leave a Reply