Jadi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Kembalikan Suasana Keraton

- Admin

Selasa, 2 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Usai dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi dan Nyai Hj. Dewi Khalifah berjanji akan mengembalikan suasana Keraton Sumenep.

Kini, hari pertama kerja setelah dilantik pada Jumat lalu, Bupati Fauzi langsung menetapkan tata cara masuk Keraton Sumenep.

Dimulai dari tata cara masuk keraton seperti zaman kerajaan. Di mana Labang Mesem menjadi pintu utama.

Semua orang yang berkepentingan, termasuk Bupati Fauzi sendiri akan masuk dan keluar Keraton Sumenep melewati Labang Mesem.

Baca Juga:  Meneladani Desa Pungpungan, Saat Kritik Jadi Energi dan Kerendahan Hati Membuahkan Prestasi

“Labang Mesem dan beberapa pintu di Keraton Sumenep dijaga oleh pasukan keraton yang menggunakan baju adat Sumenep,” tutur Fauzi, Senin (01/03).

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, bahwa Pendopo Agung Keraton Sumenep ditetapkan sebagai halaman depan. Sementara Rumah Dinas Bupati Sumenep adalah bagian belakang.

Semua penghuni, dan tamu wajib melewati Labang Mesem sebagai pintu utama keraton. Bahkan Bupati juga melewati Labang Mesem.

Selain soal pintu masuk, suami Nia Kurnia itu menyatakan jika pada saat melewati kamar raja, pengunjung dan penghuni wajib membuka alas kaki. Bahkan, siapapun dilarang merokok di areal keraton.

Baca Juga:  Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Sumenep Ajak Instansi Terkait Ikut Andil Lakukan Operasi

“Semua itu sebagai bentuk penghormatan bagi para leluhur,” imbuh Fauzi.

Selebihnya, tujuan dari kebijakan tersebut tidak lain agar bangunan dan cagar budaya yang ada di Keraton Sumenep tidak rusak dan tetap asri meski usianya sudah hampir 800 tahun. Seluruh aturan itu juga berlaku untuk bupati dan keluarganya.

Mantan Wabup Sumenep itu juga mengatakan bahwa semua itu awalnya berdasarkan aspirasi dari masyarakat, khususnya para keturunan Raja Sumenep yang menginginkan pelestarian Cagar Budaya Keraton Sumenep.

“Ini juga sesuai dengan masukan pihak-pihak yang menginginkan nilai-nilai budaya di Sumenep lebih dihargai. Termasuk keberadaan Keraton Sumenep,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:  Demi Puaskan Nafsunya, Pria 46 Tahun di Sumenep Cabuli Anak di Bawah Umur

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru