Baznas Sampang Bedah Rumah Nenek Buwat yang Hidup Sebatang Kara di Desa Komis Kedungdung

- Admin

Jumat, 8 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Nenek Buwat warga Dusun Komis, Desa Komis, Kecamatan Kedungdung yang hidup sebatang kara kini akan mendapat bantuan bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang.

Di usianya yang ke 79 tahun ini, Buwat hidup sebatang kara di rumah yang ia tempati saat ini. Sehari-hari wanita paruh baya ini menyambung hidup dengan mengumpulkan sampah plastik. Rumah yang ditempati sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak huni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, hari ini bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan mendistribusikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) termin pertama.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Sampang KH M Faidhal Mubarak kepada tokoh masyarakat setempat yang disaksikan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Kadungdung serta perangkat Desa Komis.

Baca Juga:  209 Siswa Siap Menjadi Warga PSHT Bojonegoro

Ketua Baznas, KH Faidhal Mubarak mengatakan, bahwa memberi bantuan berupa perbaikan dan renovasi rumah merupakan salah satu program Baznas untuk membantu warga masyarakat yang kurang mampu agar mereka bisa memperoleh tempat tinggal yang layak huni.

“Berdasarkan hasil verifikasi kemudian disusul pengajuan bantuan berbentuk proposal dari Kecamatan. Hari ini, kami serahkan bantuan bedah rumah termin pertama ini sebesar Rp 7.500.000,” katanya, Jumat, (08/11/2021).

Lebih lanjut disampaikan, Nenek Buwat, selama ini hanya tinggal seorang diri dikarenakan tidak memiliki anak dan suaminya sudah lama meninggal dunia, bahkan selama ini dirinya mengumpulkan sampah plastik.

“Kondisi seperti inilah yang patut menjadi perhatian kita semua, kalau bukan kita, siapa lagi yang membantu warga hidup dengan serba pas-pasan,” terangnya.

Baca Juga:  Hujan Landa Sampang, BPBD Tangani Genangan Air di Sejumlah Ruas Jalan

Menurutnya, Baznas Sampang akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang hidupnya kurang mampu serta akan membantu bedah rumah tak layak huni. Sasaran yang akan dibantu Baznas, kata KH Faidhol yakni rumah tak layak huni, tak mempunyai sanak keluarga, dan tidak mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah.

“Namun perlu digaris bawahi, bahwa Baznas tidak serta merta membantu kalau tidak ada pengajuan terlebih dahulu,” imbuhnya.

Ditahun 2021, lanjutnya, Baznas Sampang akan menyiapkan bantuan bedah rumah sebanyak sepuluh titik. Tidak hanya itu, Baznas Sampang juga akan menyiapkan bantuan lainnya seperti bantuan biaya seumur hidup.

“Namun apabila dalam jangka waktu sepuluh bulan kouta bedah rumah sudah tersalurkan tetapi ada pengajuan lagi Baznas Sampang siap membantu kalau hasil infaq dari ASN, dari PT atau donatur masih ada,” tuturnya.

Baca Juga:  Jebloskan Mantan Kades Baruh ke Penjara, LSM Lasbandra Apresiasi Sikap Tegas Kejari Sampang

Dalam penyerahan bantuan bedah rumah termin pertama, Baznas Sampang didampingi Kasi Kesos Kecamatan Kedungdung, MWC NU Kedungdung dan IPNU-IPPNU Kedungdung.

“Baznas Sampang memasrahkan kepada MWC NU Kedungdung, kebetulan MWC NU yang Baznas Sampang percayai,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Komis, Ach Slamet bersyukur akhirnya Mbah Buwat dapat bantuan bedah rumah dari Baznas Sampang.

“Terimakasih Baznas dan seluruh pihak yang telibat dalam bedah rumah Mbah Buwat ini. Semoga Mbah Buwat bisa menikmati hidupnya dengan lebih baik lagi,” kata Slamet singkat.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB