Dilaporkan Atas Dugaan Pemotongan Dana PKH ke Kejaksaan Negeri Sampang, Begini Klarifikasi Holil

- Admin

Rabu, 18 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Moh Holil (49) mantan Kepala Dusun Ruberuh, Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat karena dugaan adanya pemotongan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan klarifikasi terkait tudingan terhadap dirinya.

Dalam klarifikasi resmi melalui konferensi pers disalah satu caffe di Sampang pada Rabu (18/11/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Ia mengatakan ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi agar semuanya jelas.

Pertama, soal tudingan mengenai adanya pemotongan bantuan PKH. Dengan tegas, ia menjelaskan bahwa, tidak ada potongan dalam bentuk apapun yang terjadi selama ini. Kedua, soal dirinya yang disebut-sebut sebagai Ketua kelompok program.

Baca Juga:  Proyek Drainase Perkotaan milik Dinas PUPR Sampang Makan Korban, Tumpukan Material Penyebabnya?

Dia juga menegaskan apa yang dilaporkan ke Kejaksaan, telah merugikan nama baiknya. Hal tersebut adalah satu perbuatan gegabah yang telah mencemarkan namanya. Sebab, semua yang dilakukannya sudah sepengetahuan dan juga atas perintah pendamping PKH.

“Tudingan yang ditujukan kepada saya, itu semuanya tidak benar. Saya dipercayai warga untuk mengakomodir segala sesuatu urusan di dusun saya. Karena sebelumnya saya termasuk perangkat desa,” katanya pada sejumlah awak media.

Dijelaskan, mengenai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang sejak tahun 2017 hingga 2020 dipegang oleh dirinya itu adalah demi alasan keamanan semata. Hal tersebut juga sudah melewati proses kesepakatan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga:  Beredar Seruan Aksi Tolak Penundaan Pilkades 2025 di Sampang, Korlap Pastikan Batal

“Kan KPM ini banyak yang sudah sepuh, jadi demi keamanan saya pegangkan ATM mereka, tentunya atas izin mereka sendiri. Dan sekarang kartu ATM itu sudah saya kembalikan semua,” imbuhnya lagi.

Saat disinggung, adanya pemotongan yang berlangsung selama tiga tahun, dimana dana bantuan yang diterima masyarakat pra sejatera tidak utuh sesuai nominal penerima manfaat. Dirinya tidak tahu menahu mengenai tidak konsistennya dana itu. Sebab, besaran bantuan PKH itu tidak semuanya sama.

“Besaran setiap penerimaan dana itu memang berbeda. Kan saat pencairan, orangnya datang sendiri dan itu disaksikan pendamping PKH serta agen BRILink. Memang, ada salah satu KPM yang memiliki hutang pada saya dengan kesepakatan akan dipotong dari dana PKH, jadi setiap pencairan dia nyicil ke saya,” akunya.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila, Bupati Probolinggo Minta Semua Pihak Jaga Indonesia

Dalam jumpa pres klarifikasi tersebut, ia mengaku siap untuk memberikan klarifikasi kepada pihak Kejaksaan.

“Saya siap mengklarifikasi ke Jaksa. Kan pasti saya dipanggil nanti,” tandasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sampang menerima laporan masyarakat terkait dugaan pemotongan dana bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) oleh oknum ketua kelompok penerima program tersebut, pada Senin (16/11/2020) kemarin.

Berita Terkait

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru