Antisipasi Cluster Baru, Kapolda Jatim dan Gubernur serta TNI Akan Kolaborasi

- Admin

Rabu, 9 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Pandemi covid 19 di Negeri ini belum usai, Tiga cluster dalam penularan virus yang perlu di waspadai di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa tiga cluster yang perlu diwaspadai adalah cluster keluarga, perkantoran dan Pilkada serentak.

“Ada hal yang menjadi pesan pak Presiden, awas cluster keluarga, awas cluster perkantoran dan awas cluster pilkada. Ini harus kita antisipasi karena ekonomi harus bergerak tetapi proteksi dan perlindungan kesehatan masyarakat juga harus tetap di jaga,” terang Khofifah saat mengahadiri Apel Dansat TNI Angkatan Darat (AD) tersebar Kodam V Brawijaya, Tahun Anggaran (TA) 2020.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Perintahkan Seluruh Jajaran Memasang Bendera Merah Putih

Mantan Menteri Sosial itu menambahkan, dalam penanganan covid 19 Pemerintah, Polri dan TNI perlu melakukan sinergitas dan kolaborasi untuk bersama-sama memebrantas wabah.

“Hari ini, Sinergitas diantara semua elemen menjadi kebutuhan. Betapa bahwa berbagai dinamika yang harus kita lakukan, antisipasi melalui program-program dan gerakan strategis, membutuhkan kolaborasi semua lini, semua sektor, semua stakeholders,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran memaparkan jika saat ini kepemimpinan produktif lebih mengedepankan prinsip-prinsip kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi.

Baca Juga:  Pembacokan di Gadding Diduga Karena Motif Asmara

“Jadi dalam konteks persoalan yang kita hadapi. Covid-19, Pilkada, gangguan Kamtibmas, kita harus berkolaborasi, kita harus berkomunilasi, kita harus berkomunikasi. Fungsi deteksi atau monitoring kita harus kuat, ketika misalnya ada isue tentang pilkada, isue tentang covid-19, isuetentang liga, dan isue tentang keamanan, kitahanya berfokus kepada penegakan hukum, maka itu akan menjadi persoalan. Ini adalah pendekatan pemolisian moderen saat ini,” papar Kapolda Jatim.

Kapolda juga menyampaikan, jika kolaborasi bisa dilakukan oleh TNI dengan Polri di tingkat bawah, seperti Kapolsek dengan Danramil, dan Dandim Dengan Kapolres untuk melakukan monitoring dan deteksi, bisa melakukan komunikasi atau sharing informasi.

Baca Juga:  Kabaharkam Polri Lakukan Supervisi dan Asistensi Nusa ll 2020 di Polda Jatim

“Kolaborasi dan komunikasi serta koordinasi dalam melakukan intervensi. Karena prinsip untuk menghadapi persoalan itu tidak bosa lagi dilakukan secara sendiri-sendiri. Demikian juga persoalan yang kita hadapi itu harus berorientasi kepada pemecahan masalah,” imbuh Irjen Dr M. Fadil Imran.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru