SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran menggelar Audiensi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, yang berlangsung di Lobby Tribrata Lantai dua Mapolda Jatim, Rabu (5/8) pagi.
Dalam hal ini, Kapolda Jatim didampingi oleh Kabit Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan diikuti juga Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.
Dalam Audensi dengan Kadin Jatim, terkait dengan pemulihan ekonomi di Jawa Timur di massa Pandemi Covid-19, mengembalikan perekonomian di Jawa Timur bisa kembali normal seperti sediakalah sebelum pandemi covid-19.
Pada kesempatan kali ini, Kapolda Jatim melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa, pertemuan Kapolda dan Kadin Jatim ini terkait dengan percepatan perekonomian di Jatim, mulai dari aspek keamanan, aspek peningkatan perekonomian maupun kolaborasi antara Polda Jatim dan kadin.
“Ya pertemuan ini silaturahim Kapolda dan Kadin Jatim, kolaborasi untuk meningkatkan perekonomian di Jatim, mulai aspek peningkatan keamanan maupun aspek peningkatan perekonomian,” kata Kapolda Jatim melalui Kabid Humas Kombes Trunoyudo.
Selain itu dampak yang paling terasa di saat pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga berdampak pada ekonomi menengah kebawa yakni UMKM, bagaimana produk lokal masyarakat.
Di jatim, menjadi triger peningkatan adanya kampung tangguh dengan adanya posko sandang pangan maupun lumbung pangan yang kemudian bisa bekerjasama dengan UMKM tentang kuliner yang diciptakan oleh masyarakat.
“Dampak paling terasa saat pandemi covid-19 di jatim sendiri yakni UMKM kecil menengah, sehingga perlu adanya kerjasama antara pemerintah daerah maupun kadin meningkatkan produk masyarakat untuk mengembalikan perekonimian masyarakat di Jatim,” lanjutnya.
Sementara itu Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Adik Dwi Putranto menjelaskan, bahwa kedatangnnya bersama dengan pejabat kadin yang lain di Polda Jatim ini. Untuk Silaturohim kepada Kapolda Jatim serta koordinasi tentang covid19 dengan dampaknya.
“Bahwa dampak pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia khususnya di Jawa Timur ini, sangat berdampak yang mempengaruhi perekonomian di Jatim,” kata Adik Dwi Putranto.
Dampak yang paling terasa adanya pandemi covid-19 ini, yakni UMKM, meski masih bergerak namun masih tidak bisa efektif, sehingga pihaknya berharap ada stimulus dari pemerintah yang bisa dicanangkan bisa segera terlaksana.
“Pandemi covid-19 ini, sangat berdampak disemua leading sektor perekonomian, terutama di UMKM, sehingga stimulus dari pemerintah yang sudah dicanangkan bisa segera terlaksana,” pungkasnya.

















