Dua Anggota BNNK Sumenep Digerebek Polres Pamekasan, Begini Penjelasan Kepala BNNK Sumenep

- Admin

Jumat, 19 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dua orang anggota Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep diciduk Tim Gabungan Polres Pamekasan saat sedang berpesta narkoba jenis sabu-sabu di salah satu Cafe dan Resto di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Informasi tersebut sempat viral di grup-grup WhatsApp pada Rabu (17/06/2020) kemarin. Setelah dikonfirmasi, Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno mengakui hal tersebut, bahwa memang ada dua anak buahnya yang ikut digerebek saat Tim Gabungan Polres Pamekasan mengamankan pesta Narkoba pada Selasa (16/06/2020) malam sekira pukul 23.30 WIB.

Namun, Bambang Sutrisno membantah kedua anggotanya yang berinisial BH dan BS ikut terlibat pesta barang haram itu sebagaimana isu yang beredar, sehingga diamankan Tim Gabungan Polres Pamekasan.

“Jadi, isu itu merupakan isu yang tidak benar. Memang kami memerintahkan anggota BNN Kabupaten Sumenep untuk melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat” ungkapnya, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/06) siang.

Baca Juga:  Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Seorang Nenek di Sumenep Dapat Bantuan Rumah dari Rumah Rakyat

Bambang membenarkan atas penggerebekan yang dilakukan Tim Gabungan Polres Pamekasan saat kedua anggotanya berada di lokasi. Akan tetapi, saat itu kedua anggotanya tersebut berada di sana karena sedang melakukan tugas penyelidikan.

“Jadi saat ada di lokasi anggota saya sedang melakukan penyelidikan, tapi bukan dalam arti kata anggota saya melakukan tindakan penyalahgunaan Narkoba,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Basu itu juga menjelaskan, bahwa pihaknya sudah dikonfirmasi Wakapolres Pamekasan, Kompol Moh Asrori Khadafi terkait keberadaan dua anggota BNNK Sumenep di lokasi penggerebekan di sebuah Cafe dan Resro daerah Tlanakan Pamekasan, juga termasuk legalitas mereka di sana.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Gelar Ngopi Bareng Bersama Media

“Saya katakan (pada Wakpolres Pamekasan), saya memang buat Sprin (Surat Perintah, red) kepada anggota kita dalam rangka untuk melakukan penyelidikan atas dasar informasi masyarakat,” kata Bambang.

Namun, ia mengaku kurang tahu apakah saat digerebek kedua anggotanya membawa surat perintah penyelidikan atau tidak. Yang pasti, ketika mereka pergi bertugas ke Pamekasan sudah membawa Surat Perintah (Sprin) Penyelidikan dari BNNK Sumenep.

“Setelah digerebek, mereka menunjukkan Sprin-nya. Pak Wakapolres (Pamekasan) sempat memoto (Sprin, red) dikasih tahu ke saya gitu lho,” tambahnya.

Guna penyelidikan penyalahgunaan Narkoba di Pamekasan, pihaknya memberikan Surat Perintah kepada dua anggota BNNK Sumenep itu selama lima hari berlaku sejak hari Senin (15/06) sampai Jumat (19/06).

Baca Juga:  Polres Pamekasan Diduga Ringkus Oknum Kiai yang Juga Perangkat Desa

Disinggung terkait wilayah kerja BNNK Sumenep, sebagai legtimasi keberadaan anggotanya di wilayah hukum Polres Pamekasan, pihaknya menegaskan bahwa wilayah kerja BNNK Sumenep meliputi tiga daerah Pulau Madura.

“Perlu diketahui kalau wilayah kerja BNN Kabupaten Sumenep bukan hanya di wilayah Kabupaten Sumenep. Akan tetapi memiliki tiga wilayah kerja, yaitu Sumenep, Pamekasan, dan Sampang,” bebernya.

Karena itulah, ketika anggotanya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait penyalahgunaan Narkoba di Pamekasan dan benar, Bambang memberikan Surat Perintah Penyelidikan.

“Kalau ada laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Artinya mereka memastikan dulu kalau memang misalnya di lokasi itu benar ada penyahgunaan Narkoba, baru kita Sprin-kan,” tegas dia.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB