Pasien Semakin Meningkat, Gugus Tugas Minta Kesadaran Masyarakat Sampang Putus Rantai Covid-19

- Admin

Kamis, 28 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Melihat jumlah pasien yang semakin meningkat, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang meminta kesadaran masyarakat memutuskan mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

Demikian disampaikan juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, Moh Djuwardi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (28/05/2020). Ia mengharapkan masyarakat menaati protokol kesehatan yang terus gencar disosialisasikan pemerintah.

“Seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan massa dan melakukan aktivitas di luar rumah jika perlu saja,” harapnya.

Baca Juga:  Kehabisan Stok Oksigen, Pasien Kepulauan Arjasa Gagal Dirujuk ke RSUD Sumenep

Hal ini sangat penting, lanjut dia, karena jumlah pasien yang semakin meningkat dan belum menunjukkan penurunan jumlah. Kondisi ini menandakan kemungkinan besar masih banyak warga yang mengabaikan serta tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Kita tahu sendiri, jumlah pasien semakin bertambah. Khusus di Sampang belum ada angka penurunan. Hal ini perlu diperhatikan masyarakat, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang terus didengungkan pemerintah,” terangnya.

Lebih lanjut Djuwardi mengatakan, bahwa penyebaran masih terjadi, ancaman kesehatan yang lain juga masih terjadi. Untuk itu ia mengajak memutus rantai penularan dan pastikan jaga kesehatan untuk melawan Covid-19.

Baca Juga:  Punya 70 Pabrik Rokok, Pamekasan Jadi Daerah Penyumbang Pendapatan Cukai Terbesar se Madura

“Sekali lagi, kami harap masyarakat agar disiplin menjaga jarak aman pada saat berkomunikasi dengan orang lain. Ini semua bisa kita lakukan dengan baik manakala kita patuh dan disiplin untuk tetap di rumah,” tandasnya.

Untuk diketahui, data dilaman resmi dinkes.sampangkab.go.id, per hari ini ada 23 orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 dengan jumlah pasien positif yang dinyatakan sembuh 4 orang. Untuk jumlah yang masih dirawat intensif serta menjalani isolasi sebanyak 18 orang dan meninggal dunia 1 orang.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 20 orang, 16 orang masih diawasi, 3 orang selesai pengawasan dan 1 orang meninggal dunia. Sementara, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 482 orang dengan rincian 409 orang sudah selesai dipantau dan 73 orang masih dipantau.

Baca Juga:  Dewan Sebut Sosialisasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Sumenep Hanya Formalitas Belaka

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru