Di Tengah Pendemi Covid-19, Tukang Becak di Sampang Menjerit

- Admin

Minggu, 17 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Tukang becak yang biasa mangkal di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang sudah mulai sangat merasakan kesulitan ekonomi di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Mereka mengeluhkan bahwa semenjak adanya pandemi virus corona penghasilanya menurun drastis.

Salah satu tukang becak, Durahman warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang mengaku, penghasilannya anjlok drastis sejak pandemi Covid-19. Sebelum ada kasus Covid-19 setiap harinya penghasilan yang didapat hampir sekitar Rp50.000. Sekarang dia mengaku, penghasilan yang didapat hanya Rp10.000.

Baca Juga:  Targetkan Gus Acing-Mas Kiai Menang, PPP Sumenep Gelar Mukercab I

“Sebelum ramai corona sehari bisa membawa pulang uang 50 ribu. Sekarang paling 10 ribu,” ujar tukang becak paruh baya itu, Minggu (17/05/2020).

Bahkan Durahman mengaku, kadang seharian tidak menarik penumpang dan pulang ke rumahnya dengan tidak membawa uang sepeserpun. Meski demikian dirinya tidak menyerah karena kebutuhan sehari–hari harus dipenuhi.

“Pernah tidak narik satu penumpang pun. Hari ini juga saya belum narik. Padahal banyak kebutuhan yang harus dipenuhi dirumah, yang menjerit itu rakyat kecil yang penghasilannya belum jelas,” ujarnya.

Baca Juga:  Truk Pupuk di Sumenep Ini Tabrakan Dengan Pick Up

Namun kata dia, meski demikian dirinya tetap berupaya karena keluarganya yang dirumah harus makan. Maka dari itu, meski harus was-was dengan Covid-19 akan tetapi hal itu bukan menjadi alasan bagi dirinya untuk tidak mencari nafkah.

“Saya ini lebih memikirkan mencari nafkah supaya keluarga bisa makan. Bagaimana pun keluarga dirumah itu butuh makan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi
​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB