Bupati Sumenep Dampingi Penerimaan SK Alih Bentuk STIT Al Karimiyah Menjadi Institut

Blibli

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep, KH. Abuya Busyro Karim beserta pihak Yayasan Kariman, resmi menerima Surat Keputusan (SK) atas perubahan alih bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Karamiyah Braji, Gapura, Sumenep, menjadi Institut Kariman Wirayudha (INKADHA), dari Direktur PTKI melalui video conference di Ruang VIP Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jum’at (08/05).

Bupati Sumenep, Busyro Karim sangat mengapresiasi terhadap alih bentuk dari sekolah tinggi menjadi Institut yang dilakukan STIT Al Karimiyah, pihaknya mengatakan Yayasan Kariman telah berusaha keras dalam mengembangkan seluruh pendidikan yang ada di bawah naungan Yayasan Kariman.

Baca Juga:  Padamkan Kebaran, Kapolres Lumajang Turun Langsung ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

“Kami mengapresiasi perjuangan mati-matian Yayasan Kariman dalam pengembangan pendidikan di lembaga yang ada di naungan Yayasan Kariman, salah satunya, Institut Kariman Wirayudha,” terangnya.

Bupati dua periode tersebut menambahkan, dari proses alih bentuk dari Sekolah Tingggi Ilmu Tarbiyah Al Karimiyyah menjadi Institut Kariman Wirayudha perjuangannya, menurut Busyro Karim tidak mudah, harus ada SDM yang mempuni, serta manajemen modern, dan terutama kekompakan.

Pihaknya berharap, apa yang dilakukan Yayasan Kariman supaya menjadi inspirasi bagi semua pihak dalam mengembangkan lembaga yang ada di Sumenep, menurutnya bahwa di Kabupaten Sumenep sudah banyak beberapa perguruan tinggi.

Baca Juga:  Goyang Istri Tetangga di Tegalan, Warga Sumenep Bonyok Dimassa

“Ketika menjadi institut, kita ingin menjadi lembaga yang berkwalitas, Intitut Kariman Wirayudha yang berkwalitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ach. Syaiful A’la selaku Pelaksana Tugas (Plt) Rektor INKADHA Sumenep, mengatakan bahwa segala usaha yang sudah disiapkan dari jauh-jauh hari untuk peralihan bentuk sekolah tinggi menjadi Institut, telah memenuhi prosedur sesuai dengan yang dikeluarkan BAN-PT dan Diktis.

Sebagai program lima tahun ke depan, pihaknya akan melakukan banyak hal, diantaranya dalam melakukan penataan SDM, penelitian berbasis prodi, serta penelitian berbasis mata kuliah, yang hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal visi misi menjadi kampus berbasis riset di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Berniat Laporkan Pimpinan DPRD Sumenep, Dua Fraksi Datangi Kejari

“Kita sudah melakukan program lima tahun ke depan termasuk pengembangan mutu di raker kemarin,” ungkapnya.

Lebih jauh, Syaiful A’la berharap, atas capaian yang dilakukan saat ini, hingga suguhan-suguhan INKADHA yang akan dilakukan ke depan, pihaknya optimis lima tahun ke depan INKADHA bisa berubah menjadi Universitas.

“Lima tahun kita menata seperti¬†pencapaian-pencapaian yang kita buat, insyaallah lima tahun lagi kita universitas,” pungkas Syaiful.

Blibli

Leave a Reply