Geger, Warga Batuputih Sumenep Temukan Semburan Mirip Gas di Area Persawahan

- Admin

Rabu, 26 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Geger, semburan air yang keluar dari bawah tanah sambil mengeluarkan gelembung seperti sedang mendidih, membuat panik warga Batuputih Kenek, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Rabu (26/2).

Ahmad Musahwan yang tidak lain adalah warga setempat, menceritakan bahwa semburan diketahui saat salah satu warga ingin menghidupkan air.

Sesampainya di lokasi terdengar suara gemuruh seperti air mendidih, dengan penasaran warga tersebut mendatangi lokasi bunyi yang awalnya tidak ia ketahui, dan ia melihat adanya semburan gelembung yang keluar dari dalam tanah.

Baca Juga:  Hendak Transaksi Sabu-sabu, Dua Orang Warga Pamekasan Apes di Tangan Satresnarkoba Polres Sumenep

“Melihat peristiwa itu warga merasa panik dan memberi kabar kepada warga warga lain,” terangnya.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa di lokasi semburan tersebut, sebelumnya merupakan sebuah sumur kecil yang memang sengaja dibuat oleh warga sekitar untuk mengairi sawah dan untuk mandi warga sekitar, dan akhirnya sudah lama tidak digunakan lagi.

“Ini dulu dibuat warga untuk mandi dan menyiram tembakau, tapi ini sudah lama tidak digunakan karena kalau musim kemarau airnya tidak ada,” jelasnya.

Menurutnya ini sebuah kejadian aneh, karena tidak hanya satu titik yang terjadi, melainkan hampir merata di area persawahan lain, sehingga warga setempat meminta kepada Pemerintah Sumenep untuk melakukan tindakan atas kejadian tersebut, ditakutkan akan ada dampak negatif yang tidak diinginkan, dan membahayakan warga sekitar.

Baca Juga:  Aktivitas Luar Ruangan, Warga Sampang Keluhkan Suhu Udara Terasa Sangat Panas

Camat Batuputih Arsudi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pemantauan ke lokasi, dan pihak kecamatan melakukan pengecekan terhadap uap tersebut dengan cara disulut dengan menggunakan api, dan namun tidak ada reaksi dan tanda-tanda gas aktif.

“Setelah saya cek ke lokasi ternyata udara dan airnya tidak bau, saya buktikan dengan korek api tapi tidak menyala,” paparnya.

Arsudi mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tidak panik, mengingat pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Dinas terkait di Kabupaten Sumenep.

“Kami sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Sumenep dan OPD terkait agar diteliti keberadaannya berbahaya apa tidak,” tutupnya.

Baca Juga:  Warga Manding Sumenep Dibacok Orang Tak Dikenal

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru