Dikbarkan Akan Lakukan Aksi, KBRS Perjuangan Angkat Bicara

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS) Perjuangan akan mengumpulkan anggotanya.

Hal itu dilakukan karena adanya kabar tidak benar bahwa KBRS Perjuangan akan melakukan Aksi di depan Kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya.

“Saya menolak keras adanya Aksi di Pemkot terkait Satpol PP, seperti yang telah diberitakan oleh media massa,” kata Hasan Yanto, Rabu (1/1).

Senada dengan Yanto Banteng, yang juga merupakan Ketua KBRS Perjuangan membenarkan apa yang dikatakan Hasan, pihaknya tidak akan melakukan aksi.

Baca Juga:  Ingin Keluar Masuk Sumenep Saat Pandemi Covid-19, Begini Cara Wajib yang Harus Dilalukan

“Perkara ada nama lain yang mengatas namakan KBRS Perjuangan itu hak masing-masing orang, dan KBRS Perjuangan tidak memasalahkan. Kami yang sudah berkomunikasi dengan sekretaris dan bendahara organisasi, besok (hari jum’at, 3 Januari 2020 malam) undangan per WA grub akan diterbitkan,” kata Yanto Banteng, Laki-laki yang identik dengan KOPYAH berPIN Burung Garuda itu.

Rencananya KBRS Perjuangan akan melakukan pertemuan di Selasar Balai Pemuda Surabaya. Untuk itu selaku Leader di organisasi Cak Yanto Banteng sapaan akrabnya mempersilakan semua pihak yang mau hadir dan mengetahui apa yang akan di putuskan secara KOLEKTIF KOLEGIAL.

Baca Juga:  Tak Main-main, Polsek Bubutan Tindak Tegas 79 Pengendara

Dalam pertemuan nantinya tidak hanya perkara pergantian plat nomor saja yang akan di bicarakan tetapi ada beberapa agenda perkara yang selama ini belum tuntas penanganannya.

Yanto Banteng menambahkan, KBRS Perjuangan memang selalu mengkritisi kebijakan-kebijakan pemkot dan jajaranya apabila dianggap keliru dan sebenar-benarnya keliru menurut undang-undang.

“Kami akan mengkritisi terus apabila ada kekeliruan tersebut yang vatal dan signifikan merugikan negara dan masyarakat umum. Kalau selama sesuai dengan peraturan, kami tidak akan umek (bergerak), jadi kami tidak ngawur dalam bertindak,” imbuh Yanto Banteng.

Leave a Reply