Firma Hukum, PABOI dan RS Muhammadiyah se-Jatim Gelar Seminar Bahas UU Kesehatan di Surabaya

- Admin

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Firma Hukum Masbuhin and Partners bersama dengan Perhimpunan Ahli Bedah Orthopaedi dan Traumatologi (PABOI) serta Rumah sakit Muhammadiyah atau Aisyiyah se-Jawa Timur akan menggelar seminar hukum yang membahas Undang-undang (UU) Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, Sabtu, 4 Mei 2024.

Tak hanya itu, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Mercure Grand Mirama Jalan Darmo, Kota Surabaya, ini juga melibatkan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Rencananya, seminar akan dibuka langsung oleh Pimpinan Wiayah Muhammadiyah Jawa Timur KH. Tamhid Masyhudi.

Baca Juga:  Libatkan KIM, Diskominfo Pamekasan Sosialisasikan Pemanfaatan DBHCHT

Masbuhin selaku penyelenggara acara menjelaskan, seminar yang selalu rutin digelar setiap tahunnya tersebut akan dihadiri kurang lebih 200 undangan.

“[Seminar ini] bagian dari program kerja advocate dan corporate lawyer yang sudah berjalan hampir 25 tahun disamping kegiatan advokasi, bantuan hukum dan perlindungan hukum kepada rumah sakit, tenaga medis dan tenaga kesehatan serta school of law atau sekolah kemahiran hukum,” ujarnya.

Ia mengatakan, seminar tahun 2024 ini mengangkat tema Adaptasi Baru Terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Adapun narasumber yang akan mengisi acara antara lain, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr dr M Adib Khumaidi. Lalu Ketua PABOI Jawa Timur dr Nur Flora Nita dan MPKU PW Muhammadiyah Jawa Timur. Dr Mundakir.

Baca Juga:  Palsukan Dokumen, Warga Blitar Ditangkap Dirreskrimum Polda Jatim

Menurut Masbuhin menjelaskan, Perdebatan atas konstitusionalitas secara Formil atas Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 sudah berakhir dan final sejak adanya putusan MK Nomor 130/PUU-XXI/2023, tanggal 29 Februari 2024 lalu. Artinya menurut dia, seluruh rumah sakit, tenaga medis, tenaga kesehatan dan organisasi profesi dokter dan tenaga kesehatan harus segera beradaptasi terhadap undang-undang baru tersebut.

Mereka dikatakannya, juga berpeluang mengajukan hak uji materiil atas pasal, ayat dan frasa dalam undang-undang kesehatan karena dinilai melanggar hak konstitusional sebagai warga negara yang dijamin oleh konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945.

Baca Juga:  Kurang Konsentrasi, Toyota Avanza Tabrak Truk di Depannya

Karena itulah, Masbuhin berharap dari Seminar Hukum Kesehatan 2024 depat dijadikan Sebagai Sarana Ilmiah dan Akademik untuk bertukar gagasan dan pikiran.

“Sekaligus berhalal bihalal bersama karena masih dalam moment Bulan Syawal,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru