Anggota PPK Batang-batang Sumenep Diculik

- Admin

Minggu, 6 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Nur Imama (30), salah satu anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Batang-Batang, Sumenep dilaporkan diculik, Sabtu (5/12).

Kejadian tersebut terjadi di halaman Kantor Sekretariat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Batang-Batang alamat Dusun Tangere Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa pada hari Sabtu tanggal 5 Desember 2020 sekira pukul 09.00 WIB, Sugianto suami Nur Imama sewaktu berada di rumahnya didatangi oleh Ali Armadi, Ali Wafa, Muslimu dan Masuri yang tidak lain petugas PPK Batang-Batang memberitahukan bahwa sekira pukul 08.30 wib, istrinya yang bernama Nur Imama sewaktu di halaman PPK Batang-Batang secara tiba-tiba didatangi seseorang yang bernama AW

Baca Juga:  Kapolres Lumajang: Saya Bangga Anak-anak Lumajang Terus Mengukir Prestasi

“Saat itu AW menarik tangan Nur Imama dan membawa pergi Nur Imama sambil mengancam dengan menggunakan senjata api (pistol),” terangnya.

Selanjutnya korban dibawa dengan menggunakan mobil avanza warna silver oleh AW ke arah barat, selanjutnya Sugiyanto bersama masyarakat melakukan pencarian.

“Sekira pukul 10.00 WIB, mobil yang digunakan oleh telapor untuk menculik korban berhasil dihentikan oleh Lamri dengan cara menghadang di jalan PUD Desa Dapenda.

“Kemudian korban Nur Imama diturunkan di jalan tersebut dan terlapor AW lari meninggalkan Nur Imama, ke arah timur dengan mengemudikan mobil tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga:  Nugroho Setiawan Menilai Tragedi Kanjuruhan Seharusnya Bisa Diantisipasi

Selanjutnya korbam Nur Imama diamankan ke Poksek Batang-batang.

Berita Terkait

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 25 April 2026 - 05:30 WIB

Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Berita Terbaru