BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Semangat kemerdekaan bergelora di Lapangan Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Minggu malam (6/9/2026). Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemuda Rayon SH Terate Tanjungharjo berkolaborasi dengan Budaya Kusuma Nusantara (BKN) menggelar pesta rakyat bertajuk “SHemarak Gelora Pemuda-Pemudi Tanjungharjo 2026”.
Acara yang menghadirkan grup musik New Karista Music ini menyedot perhatian ribuan warga SH Terate dan masyarakat umum. Selain menyajikan hiburan, kegiatan ini menggerakkan roda ekonomi lokal melalui partisipasi aktif pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
Ketua Budaya Kusuma Nusantara (BKN), Lulus Setiawan, S.H., M.H., menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, adab, dan nilai luhur pencak silat di bawah naungan Bojonegoro Kampung Pesilat.
“Jangan jadikan perbedaan almamater perguruan dan perbedaan pendapat membuat kita meninggalkan ajaran budaya baik yang telah diajarkan, seperti adab dan sopan santun. Tetaplah diamalkan,” tegas Kang mas Lulus Setiawan di hadapan ribuan pengunjung.
Ia mengingatkan bahwa nilai persaudaraan harus menjadi fondasi untuk menjaga kerukunan, baik antar-seperguruan maupun dengan elemen masyarakat lainnya.
“Mari kita jaga budaya adab, sopan santun, dan menjadi pribadi yang bermanfaat untuk lingkungan. Bila pemerintah lupa, kita wajib mengingatkan. Namun, bila kita yang salah, kita harus menjaga budaya andap ashor dengan mengakui kesalahan. Mari kita songsong Bojonegoro dengan karya, bukan dengan perpecahan,” tambahnya.
Dalam gelaran tersebut, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Kapas turut hadir memberikan arahan guna menjaga kondusivitas wilayah.
Camat Kapas, Zenni Bahtiyar, mengajak seluruh perguruan pencak silat di Tanjungharjo memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi demi menciptakan ketertiban lingkungan.
“Mari kita jaga Kecamatan Kapas pada malam ini dengan baik dan bermanfaat,” harapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kapas, AKP Sudarsono, S.H., M.M., mengimbau para pemuda untuk menjauhi minuman keras dan narkoba, menghidupkan siskamling, serta tertib berlalu lintas tanpa konvoi, aksi blayer, atau knalpot brong seusai acara.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian.
“Selama ini, kejadian yang ada di Kapas dominan terkait pencurian. Saya berharap kerukunan dan kekompakan antarperguruan di Kapas ini dapat menjaga Kamtibmas bersama-sama. Generasi muda saya ingatkan jangan terjerumus obat-obatan terlarang maupun miras yang berdampak membuat onar serta mengganggu masyarakat. Dengan kekompakan ini, mari kita jaga Bojonegoro bersama-sama,” pesannya.
Acara yang digagas oleh Rayon SH Terate Desa Tanjungharjo tersebut tidak hanya menyajikan gelaran musik dan bazar UMKM lokal. Pada pagi harinya, rangkaian kegiatan juga diisi dengan jalan santai dan senam BMM yang dihadiri oleh Wakil Bupati Nurul Azizah beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Penulis : Takim
Editor : Putri

















