Potensi Cuaca Ekstrem, BPBD Sampang Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

- Admin

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama beberapa hari kedepan.

Menyusul surat edaran dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nomor: e.B/ME.02.04/027/KSUB/IV/2025, tentang kewaspadaan peningkatan cuaca ekstrem di Jawa Timur pada tanggal 13 hingga 19 April 2025.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Candra Ramadhani Amin, mengatakan akibat adanya cuaca ekstrem ini, dapat terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, dan pohon tumbang.

Baca Juga:  Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep Menjadi 25 Orang

“Saat ini wilayah Jatim memasuki masa peralihan musim atau pancaroba. Sehingga, potensi cuaca ekstrem dapat terjadi, termasuk di Kabupaten Sampang,” kata Candra dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id via pesan teks WhatsApp, Minggu (13/04/2025).

Kondisi ini, lanjut Candra, disebabkan oleh dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan adanya pola konvergensi di wilayah Jawa Timur.

“Hasil analisa dari BMKG ini, terdapat gangguan gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin yang diprakirakan akan melintasi wilayah Jatim sepekan kedepan,” jelasnya.

Selain itu, kondisi atmosfer yang masih labil dan lembab dari lapisan bawah hingga atas di wilayah Jawa Timur mendukung untuk pertumbuhan awan Cumulonimbus yang signifikan.

Baca Juga:  Pelepasan 27 Burung Merpati Tandai Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Sampang

Untuk itu, Candra mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem ini.

“Khususnya wilayah yang rentan terhadap banjir, tanah longsor, jalan licin dan pohon tumbang,” kata Candra lagi.

Pihaknya juga menghimbau bagi para pengendara agar tidak memaksakan untuk melanjutkan perjalanan saat cuaca ekstrem berlangsung.

“Utamakan keselamatan, jika jarak pandang berkurang silahkan berhenti dan segera cari tempat yang paling aman,” imbaunya.

Pihaknya selalu bersinergi dan mengupdate informasi prakiraan cuaca dari BMKG. Persiapan BPBD mengupayakan mitigasi ini berupa penyampaian informasi atau peringatan dini kepada masyarakat.

Baca Juga:  Hari ini Pendaftaran Seleksi JPT Pemkab Sampang Ditutup, Jabatan Kadispendukcapil Sepi Peminat

“Masyarakat dapat memantau langsung kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI, melalui informasi peringatan dini 3 harian atau peringatan dini yang dibagikan BMKG di media sosialnya setiap 2-3 jam,” tandasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru