Pj Bupati Bojonegoro Launching ILP dan Lansia Sembada

- Admin

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Di Balai Desa Turigede, Kecamatan Kepohbaru, hari Selasa 30 April 2024, dilangsungkan acara Launching Integrasi Layanan Primer (ILP) & Lansia Sembada. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Dalam acara tersebut Pj. Bupati Bojonegoro berharap posyandu dan seluruh kader menjadi pelopor tindakan promotif dan preventif dalam mencapai kesehatan masyarakat.

Integrasi Layanan Primer (ILP) & Lansia Sembada adalah inisiatif yang berfokus pada kesehatan masyarakat, dengan singkatan Sembada yang menekankan prinsip “Sehat, Mandiri, Bahagia, dan Berdaya.” Acara ini juga dihadiri langsung oleh PJ Bupati, Adriyanto, Staf Ahli Lingkup Sekretariat Daerah, Asisten Lingkup Sekretariat Daerah, Kepala Dinas PMD dan Dinas DP3AKB, Ketua IDI, IBI dan PPNI Kabupaten Bojonegoro, Forpimcam Kecamatan Kepohbaru, Camat Se-Kabupaten Bojonegoro, serta Kepala Puskesmas se Bojonegoro.

Baca Juga:  Polres Jombang Gelar Vaksinasi Massal

Turut bergabung melalui melalui video conference Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Dian Adiyanti Adriyanto, serta hadir langsung Ketua TP PKK Kecamatan Kepohbaru dan TP PKK Desa Turigede, Kepala Desa Se-Kecamatan Kepohbaru, Kader Kesehatan dan peserta Posyandu Integrasi Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru.

Salah satu kegiatan menarik dalam acara ini adalah penampilan gerakan senam dari lansia, menunjukkan semangat dan keaktifan mereka dalam menjaga kesehatan. Lansia di Bojonegoro mencapai 222.794 jiwa, dengan 62.448 jiwa yang aktif terlibat dalam posyandu. Program Lansia Sembada dilaksanakan melalui skrining Kesehatan rutin dan pemberian tablet suplemen yang diberikan setiap bulan. Upaya lain untuk pemberian layanan yang maksimal Dinas Kesehatan Kab. Bojonegoro memberikan pelatihan kepada 450 kader Posyandu dengan 25 ketrampilan dasar.

Baca Juga:  Sering Enak-enak Bareng Gadis di Bawah Umur, Pemuda Bojonegoro Dikerangkeng

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ani Pujiningrum, melaporkan bahwa program ILP ini mengusung enam pilar transformasi, “Kementerian Kesehatan menginisiasi kegiatan transformasi kesehatan yang mencakup 6 jenis transformasi yakni: transformasi Layanan Primer, Layanan Rujukan, Sistem Ketahanan Kesehatan, Sistem Pembiayaan Kesehatan, SDM Kesehatan, dan Teknologi Kesehatan,” ujarnya.

Dalam materi yang disampaikan oleh PJ Ketua TP PKK Kab. Bojonegoro, Dian Adiyanti, disebutkan bahwa peran kader sangat penting dalam mendukung program ini. Dalam hal ini, terdapat slogan yaitu “Kader SMART, Posyandu Kuat, Bojonegoro Sehat”. Adapun kepanjangan dari SMART sendiri adalah semangat, mandiri, aktif, ramah dan terlatih. Dari slogan tersebut diharapkan para kader kesehatan dapat melaksanakan tugas dengan baik mengingat kader merupakan petugas layanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga:  Kapolres Bojonegoro Silaturahmi dengan Bhayangkari

“Pemerintah merencanakan transformasi kesehatan yang diimplementasikan melalui ILP yang fokusnya pada seluruh siklus, mulai ibu hamil, anak pada tahap tumbuh kembang, remaja sampai dengan lansia,” jelasnya.

PJ Bupati, Adriyanto, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro atas upaya dalam menghadirkan integrasi posyandu, dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

“Kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga perawatan dan upaya preventif yang terus-menerus dilakukan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni adanya program posyandu, yang harapannya menjadi penghubung layanan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru