RPL Part 2 Dilanjutkan, Pemkab Bojonegoro akan Gandeng Universitas Brawijaya

- Admin

Jumat, 13 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Setelah sukses luncurkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Desa (RPL Desa) S1 Tahun 2022 kemarin, Pemkab Bojonegoro kembali melanjutkan Program RPL Desa tingkat Magister (S2).

Persiapan Program RPL Desa S2 tersebut diawali dengan kunjungan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah ke Universitas Brawijaya Malang dalam rangka rapat koordinasi bersama Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Phd Jumat (13/01/2023).

Disambut hangat oleh Rektor beserta segenap civitas akademika Universitas Brawijaya, Bupati bersama rombongan langsung menuju ke lantai 8 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya guna membahas segala persiapan tentang Program RPL Desa yang akan segera dilaksanakan di Tahun 2023 ini.

Mengawali rapat pembahasan tersebut, Rektor UB Prof. Widodo memperkenalkan satu per satu segenap civitas akademika yang turut hadir, serta menyampaikan rasa syukur atas kerja sama dan itikad baik Pemkab Bojonegoro bersama Universitas Brawijaya dalam mendukung peningkatan SDM, percepatan pelaksanaan pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat, guna mengakselerasi kemajuan serta kemandirian Desa, khususnya Program S2 RPL Desa yang segera terealisasi.

Baca Juga:  Ketum Projo Dilantik Jadi Menteri Koperasi, DPC Projo Bojonegoro Tasyakuran

Prof. Widodo sangat mengapresiasi atas capaian Pemkab Bojonegoro dalam pembangunan, terutama di bidang infrastruktur jalan yang saat ini sungguh luar biasa.

Selain kerjasama di bidang pendidikan (peningkatan SDM), Ia juga menawarkan beberapa program kerja sama di bidang ketahanan pangan, dan pemanfaatan lahan perhutani untuk usaha peternakan dengan project pengendalian IT.

Sementara itu Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menjelaskan, Program RPL Desa S2 ini merupakan tindak lanjut atas pertemuan dengan Kemendes PDTT dan Pertides beberapa pekan lalu, maka perlu adanya upaya sinergitas antara Pemkab Bojonegoro dengan Universitas Brawijaya melalui Program S2 RPL Desa.

Baca Juga:  Polsek Kasiman Bojonegoro Respon Cepat aduan Masyarakat Soal Tambang Pasir Ilegal

Mengacu pasca UU Cipta Kerja dimana DD mencapai angka 4,7 Triliun dalam kurun waktu 4 tahun terakhir agar bisa dikelola secara optimal, dan untuk mengurangi angka stunting, maka dibutuhkan peningkatan SDM Desa melalui Program S2 RPL Desa, mengingat anggaran Pemkab Bojonegoro di bidang Pendidikan mencapai 22,9℅ dengan Program Beasiswa sebesar 40 Miliar.

“Dengan itu Universitas Brawijaya diharapkan mampu menjadi pionir bagi Pengembangan Pendidikan di Kabupaten Bojonegoro,” terang Bupati.

Rencananya Program kerja sama RPL Desa S2 nanti, Universitas Brawijaya akan membuka Program Studi Magister diantaranya :

Baca Juga:  Inkonsistensi, Kebijakan Satgas Covid-19 Sampang Bikin Bingung

1. Management.
2. Sosiologi.
3. Ekonomi Pertanian.
4. Agrobisnis.
5. Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan Dan Pembangunan.

Program tersebut akan dimulai dan diawali pada proses seleksi dan registrasi Mahasiswa pada akhir Januari sampai pertengahan Februari, dan Kuliah Umum Perdana pada akhir Februari 2023 mendatang oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

Dalam pertemuan tersebut Turut hadir Ketua Majelis Wali Amanat Prof. Dr. Ir. Djalal Rosyidi, MS., IPU., ASEAN Eng, dan segenap Kepala OPD Pemkab Bojonegoro.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru